Nurse, he s yours! :-)

Sejak kejadian suami kecelakaan, harus dioperasi, opname dan bla bla bla lainnya, saya jadi paham banget dengan praktek sistem medikasi di Belgia ini, gimana kita sebagai warga negara dan penduduk dimudahkan dengan peran asuransi dan betapa berasanya bahwa nyawa itu sangat dihargai disini.  Thank God selama 6 tahun di Belgia ini, baru 2 kali saya ke dokter, pertama ke dokter pribadi karena sakit tenggorokan parah, terus dokter gigi deh. Selanjutnya puji Tuhan kita berdua dianugerahi kesehatan yang luar biasa, kecuali proses IVF yang memang mengharuskan datang ke rumah sakit setahunan belakangan ini (but this case not because we are sick).

.

Saat Yvan kecelakaan, lgs  ada staf yang telp ambulance, ambulance pun tiba tepat waktu, lgs masuk ER, dokter jaga beri bantuan pertama diikuti dengan hadirnya dokter spesialis. Semua dilakukan tanpa harus bayar ini itu , cukup kasih liat ID Card dan kartu asuransi yang setiap penduduk punya.

Setelah keluar rumah sakit pasca operasi pun sama seperti itu, pasien hanya dikasih beberapa surat yaitu surat pengantar untuk dokter pribadi yang menceritakan historis kesehatan si pasien supaya si dokter nya terinformasi, resep obat yang harus ditebus, dan surat pengantar untuk layanan masyarakat.  Selanjutnya tinggal bilang terima kasih kepada dokter, perawat dan pulanglah kita ke rumah.

Di surat pengantar layanan masyarakat ternyata si dokter yang melakukan operasi minta supaya layanan masyarakat tsb memberikan house service kepada si pasien seperti memandikan, mengganti perban di luka bekas jahitan dan suntikkan. Pokoknya pelayanan yang dianggap si pasien tidak bisa melakukannya sendiri karena keterbatasan, dan ada suster dinas yang akan ditugasi untuk datang setiap hari melakukan perintah si dokter ini. Yvan kebagian jatah layanan ini selama 20 hari, jadi si suster tiap pagi datang untuk tugas2 itu, minus memandikan karena suami berasa risih dan saya pun masih bisa melakukannya.

Tapi khusus yang berhubungan dengan membersihkan luka dan bekas jahitan, euwwwwww gak bisa deh, istrinya gak bisa liat gini2an, bawaannya nyilu banget, dan bisa mendadak mewek aja gitu…So, i hands up! Nurse, he s yours :p

 

xoxo,

-Mrs Wife-

Advertisements

16 thoughts on “Nurse, he s yours! :-)

  1. Kapan ya rumah sakit2 di Indonesia bisa seperti ini? 😦
    Masih inget dulu pas di rumah sakit, ada korban kecelakaan yg lumayan parah tapi dia sempet “dianggurin” di lorong rumah sakit gara2 pihak rumah sakit khawatir keluarga korban tidak mampu membayar kamar, karena mereka pakai surat keterangan tidak mampu (sedangkan kamar untuk “golongan” ini sudah penuh, jadi mereka harus ke kamar yang lain)
    Padahal kan si korban sudah butuh istirahat & perawatan yg layak. Miris

    • makanya banyak orang muda yang meninggal di Indo Di, kita ngak ngomongin destiny ya disini, tp lebih ke takut kalo harus cek / konsultasi ke dokter, ngeri liat tagihannya..hiksss sedih

    • sdikit meluruskan mbak, pasien emergency itu tidak smuanya lgs ditangani krn ada standar prosedurnya, slain itu ada banyak macam luka atau truma yg butuh penanganan segera atau dapat ditunda,
      slagi , pasien dng kasus tidak mengancam jiwa ditunda perawatannya maka pasien yg jiwanya terancam yg didahulukan…….

      • iya mas, klo kasusnya terjadi di dalam UGD, saya paham betul prosedur itu 😀
        Ini kasusnya terjadi ketika si pasien sudah keluar dari UGD, dan butuh kamar untuk rawat inap. Dan pas itu dia “Ditelantarkan” di koridor karena dia menggunakan kartu tidak mampu (lupa istilahnya) dan kalau mau disana harus menandatangani surat kesediaan membayar biaya kamar.
        Harusnya kan dia bs memperoleh pelayanan yg lebih baik walaupun dia menggunakan keterangan tidak mampu.
        Tidak menyalahkan pegawai jaga waktu itu karena dia bekerja sesuai prosedur, tapi itu kan rumah sakit pemerintah 😦 Knapa ga lebih ringan.

  2. Luar biasa yah pelayanan disana, pajak yg dibayarkan berasa bener kegunaannya. Indonesia mmg masih jauh kalah dibandingin Belgia, tapi masih ada harapan kedepannya bisa lebih baik lagi..

    Salam kenal yah Fe ^^,

  3. Semoga lekas pulih kembali ya..
    Karena di indonesia jaminan/ asuransi kesehatan tidak dimiliki semua orang, di negara2 Eropa atau negara maju lainnya memang diwajibkan, langsuuuung gaji dipotong buat asuransi kesehatan dan dipotong ini itu sampai 40% (di Jerman).
    Semoga saja ke depannya masyarakat Indonesia lebih sejahtera, jd bisa menyisihkan pendapatannya untuk membayar jaminan kesehatan…aamiin.
    Prihatin dgn yang tidak mampu… Betul kata orang “Orang miskin tidak boleh sakit” 😓

  4. moga lekas sembuh…. memang asuransi itu sangat membantu sekali kala sakit ataupun kecelakaan mendera.. apalagi program perlindungan asuransi yang diberikan oleh negara… kira2 di indonesia bisa begitukah suatu hari… semoga….. salam kenal…

  5. cepet sembuh Yvan. Feb, disini ada asuransi pun pelayannya masih jauhlah kayak disana. pas aku mau OP kemaren, urusan asuransinya panjang banget, udah mau keluar juga panjang banget. NUnggu asuransinya hampir 4 jam aja loh

  6. Senangnya feb disana, di indo kalau tidak ada yg menanggung mana diobatin keburu mati tu korban.
    ehmmm..
    oh ya kenal ya feb dari aku ria wong yogya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s