Bale Sutra & Le Mayeur

Karena nulls review Kunstkring Paleis kemarin, kok malah jadi keterusan pengen bahas produk Tugu Hotel yang lain nya ya 🙂
Jadi pas kita mudik trip yang lalu ke Indonesia, sempet nginep beberapa hari di area Canggu, karena di Bali hampir 3 minggu udah paling benar kalau menclak menclok sana sini nyobain hotel2 asik di area yang berbeda. Ok, saya gak bahas review mengenai Tugu Hotel Bali ini karena sudah pernah saya tulis di blog yang ini.

Saat berada di Tugu Hotel, salah satu staff mengajak kita keliling memperkenalkan setiap ruangan yang ada, bukan hanya kamar yang memang dibuat dengan tema berbeda tapi beberapa private room yang biasa digunakan berbagai acara, seperti office meeting, dinner meeting, etc.
Ada salah satu ruangan yang special banget, letaknya pas berada di depan pintu masuk hotel, seperti biasa didominasi warna merah dan harum bunga sedap malam dan dupa.
Ruangan ini diberi nama Bale Sutra, bukan ruangan biasa karena semua interior & eksterior nya adalah berasal dari klenteng Cina yang nyaris habis terbakar namun kemudian beberapa  barangnya berhasil diselamatkan oleh si kolektor yang kebetulan pemilik Tugu Hotel. Klenteng ini didirikan tahun 1706, sudah berusia 308 tahun lho kalau masih berdiri. Kebakaran dipicu akan issue SARA dan klenteng ini menjadi korbannya.

Ruangan Bale Sutra disulap seperti layaknya suatu klenteng, lengkap dengan altar nya, hadirnya patung Dewi Kwan Im, sampai ke  langit-langit dan pilar-pilarnya pun adalah sisa-sisa hasil penyelamatan dari klenteng bernasib naas itu.

Yang menyenangkan dari service hotel ini adalah sifat low profile walaupun memiliki status bintang 5, semua ruangan dibiarkan terbuka, siapapun yang tertarik melihat dan mempelajari sejarah diperkenankan menikmati. Hanya beberapa lemari kaca yang terkunci dimana disana disimpan barang-barang tua yang fragile, sisa nya silahkan dipegang & nikmati dengan bertanggung jawab.
Setiap tamu hotel diperkenankan memilih dimana ingin menikmati makanan mereka, bisa di restoran atau pun di ruangan2 tematik seperti Bale Sutra ini, gak ada masalah walaupun ruangannya besar banget dan kalian hanya berdua.

http://www.tuguhotels.com/bali/

http://www.tuguhotels.com/bali/

Nah, kalau Bale Sutra itu adalah ruangan makan dan multifungsi, untuk jenis kamar yang menjadi favorit saya adalah Puri Le Mayeur, honeymoon suite nya Tugu Hotel Bali. Saya jadi keingetan waktu persiapan nikah yang lalu, beberapa lokasi hotel sempat saya survey, mulai dari yg di Uluwatu, Ubud, Benoa, pokoknya banyak deh, dan salah satu nya adalah niat pengen nikah di Tugu Hotel ini, sayangnya karena gak sesuai dengan konsep yang saya mau, akhirnya Tugu pun saya coret dari daftar. Kalau pun jadi nikah disitu, pasti kamar Puri Le Mayeur ini yang akan kita tempati sebagai bagian dari paket pernikahan.
Puri Le Mayeur didominasi warna ungu, fuchsia dan emas, warna seksi yang dianggap membangkitkan gairah kali yah :))

Puri Le Mayeur diambil dari nama seorang pelukis asal Belgia (duh…udah honeymoon suite, orang Belgia pula:p) Adrien-Jean Le Mayeur de Merprès yang menikahi Ni Polok penari asli Bali. Lukisan bertelanjang dada dengan Ni Polok sebagai modelnya kerap mendominasi portfolio lukisan Le Mayeur. Saya jadi penasaran banget sama Ni Polok ini yang ternyata memiliki museum di daerah Sanur yang dulunya adalah rumah mereka dan galeri lukisan milik Le Mayeur.

Kalau dari ceritanya keknya Le Mayeur ini romantiss banget, dan somehow dia pun banyak memberikan banyak ilmu untuk Ni Polok yang hanyalah anak desa, bahkan Le Mayeur ini kalau pulang ke Belgia tidak lupa membeli oleh2 berupa bra untuk Ni Polok. Hanya sayang Le Mayeur juga memiliki sifat egois dan hanya memikirkan seni, dia melarang Ni Polok untuk hamil dan punya anak, sementara itu kerinduan terbesar Ni Polok.

Di dalam ruangan kamar Le Mayeur ini, dihiasi beberapa lukisan milik Le Mayeur.

http://www.tuguhotels.com/bali/

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Advertisements

34 thoughts on “Bale Sutra & Le Mayeur

    1. Kata si staff nya, emang itu tujuan si owner mamerin koleksinya dia lewat hotel dan restoran, selain karena dia udah ga tau mau taro dimana lagi dan dia pengen orang2 bebas untuk menikmati, keren bgt emang nih Tugu.

    1. Sejak tahu mengenai Ni Polok ini, aku pun browsing ada buku biografi nya dia dikeluarin tahun 1973 Non, udah ga ada lagi kayaknya di pasaran. Nanti kapan2 mampir di museumnya dia di depan pantai Sanur.

  1. aku pernah nginep di hotek tugu tapi yang di malang, bagus dan keren bgt, tapi jujur aku ngeri 😦
    nuansanya yang gelap-gelap gimana gitu, terus bunga sedap malam dimana (aku padahal suka bgt sedap malam).
    bener banget tuh aura mistis kerasa bgt gituu, hikhikk, mungkin aku emang ga cocok sama hotel yang begitu yaaa.

    1. Masa sih? xixixixi aku malah ngerasa menyenangkan dan romantis kalau yg di Bali ya, nah kalau yg di Malang atau Blitar mungkin beda lagi deh rasanya gimana…Soalnya kl yg di Bali di plataran blakang hotelnya ada restoran gede banget yang rame didatengi orang, plus musik DJ2 gitu, jadi beda kali yah 🙂

      1. nahh kalau itu kan rame ya mba feyyy, kalau ini ya gitu remang-remang, dan aku juga dateng pas weekdays jadi mungkin lebih kerasa sepinya yaaa. cuma ya gituu kerennnnn

  2. Dekor kamarnya artistik dan unik yah kak, tp kok aku serem kl hrz tidur disana hahaha.. Mistis2 gitu hawanya 😛
    Jd penasaran pgn liat2 hotel tugu ini hehe.. Bsk aku ke malang sih tp sayang nginepny di harris 🙂

    1. Mampir aja ke hotel nya Mey, boleh kok sapa aja boleh datang, mungkin bisa email hotelnya dan bilang kamu tertarik untuk memuat dekorasi dan gallery yg ada di hotel di blog kamu, nanti ada staff yang khusus jadi guide gitu 🙂

  3. Grup Tugu ini khas bgt ya, resto n hotel smua konsepnya keren. Tp aku kyanya klo nginep ga bgitu tertarik, terlalu ‘dingin’ gtu prasaan, ga nyaman hehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s