For Love of The Sea

Beberapa hari lalu salah satu pimpinan editor majalah lifestyle di Indonesia menghubungi saya, biasalah dia ingin saya mengkontribusikan tulisan wisata untuk majalahnya, destinasinya terserah saya pas lagi punyanya bahan tulisan mengenai apa. Karena saya langganan majalah itu juga, jadi inget kalau dua edisi berturut2 yang mereka tampilkan adalah Ibiza dan Stockholm, otomatis saya pun mencoret daftar kota-kota Eropa dan menggantinya dengan negara di Amerika Tengah sana, pilihan yang sama sekali berbeda, nama negaranya pun nyaris terdengar di telinga, kecuali untuk mereka yang tinggal di Amerika Serikat dan Canada, karena negara ini semacam plataran belakang jika mereka ingin berlibur.

‘Jangan kebanyakkan cerita mengenai lautnya ya bo, bosen deh orang-orang kalau kontribusi kebanyakkan laut mulu’ kata si editor ini.

Saya bukan mau cerita mengenai destinasi dan kontribusi majalah, tapi mengenai laut dan pantai, kenapa sih ya laut dan pantai itu seperti lekat dengan identitas liburan seseorang. Beberapa kali diwawancara pun dan setiap kali itu juga pertanyaan yang muncul adalah kamu milih pantai atau gunung.

Why our brains love the ocean? Sesungguhnya manusia memiliki banyak kesamaan dengan air laut lebih dari yang kita bayangkan, persentase garam dalam jumlah pembuluh darah sama persis dengan yang ada di laut. Dengan demikian kita memiliki garam dalam darah, air mata, keringat.
Bahkan cairan ketuban pun seperti air laut: hangat dan asin, sehingga tidak mengherankan jika saat berenang di laut membuat nyaman karena rasanya seperti berada di dalam rahim.

psstssss! iya iyaaa, itu foto saya beberapa tahun lalu, sebelum gondrong kayak sekarang :-))

Advertisements

63 thoughts on “For Love of The Sea

  1. Wow!! Rambut yang super lebat itu dipapras begitu Fe 🙂 dulu sejak SMP sampai kuliah aku anak Gunung karena ikutan Pencinta Alam yang suka manjatin gunung. Pas sudah kerja sampe sekarang pindah haluan jadi anak pantai *haseekk haha

  2. Itu mbak Feeee…?? aiihhh … ngga kebayang pas lihat rambut yg lebat dan panjang berjatuhan di Lantai saat dipangkas pendek… 🙂

    Jaman SD dulu nangis2 pas dipotong pendek begitu, gara-gara ketularan Kutu sih dr sepupu hihi

    • Hahha kutuan, lucuk bgt sih teh:))

      Gak kok teh, itu rambut cepak sebelum rambut panjang yg skrg ini, sbeenernya baru kali ini rambutku sampe panjang bgt gini, biasanya cepak terus 🙂

      • Ho oh Kutuaaaan..!!! Padahal momih ngejaga dan ngerawat bangeut rambut saya waktu kecil itu..sudah panjang dan lebat.. eeeh nginep dua malam, sukses bikin kampung baru di kepala sayaaa huwaaa..mana sama si tukang potong rambut diketawaiiin… itu lihat kutunya lari2…!!
        Aduuhh mendadak gatel ni Kepala *garuk2*

  3. Halle berrryyyyy! :3 Sekarang udah panjang gitu sayang banget ya mbak kalo mau dipotong pixie lagi. Akupun suka bangt sama suara deburan ombak, jadi pengen ngepantaiii biar santaaiiii :p

  4. Jangan lagi kamu potong lagi rambut kamu say….

    Waaah kalimat yang indah dan pas, pergi ke laut membuat nyaman rasanya seperti di rahim..
    Btw baru tahu air ketuban asin.

  5. woww.. rambutnya asik bngt! haha.. mau liat dongg tampak depannya gimana.. hehe.. baru tau loh kadar gula dlm tubuh kita itu sama kyk laut. pantesan kalo nangis asin2. ahahhaha

  6. Ah, tapi aku lebih suka melipir dekat laut hanya untuk dipandangin, serasa tepi laut yang tak berbatas itu membawa pergi masalah *apasih* 😀 gak gitu suka main air, kecuali ramean banget dan pakai di paksa. kekekekeke.
    by the way, you rock the pixie cut mba! keren. 🙂

  7. Itu photo badai abiz ya…
    mengehempaskan setiap mata yang melihat.
    Hahahaha…

    Aq jga lebih suka di pantai alias main air.
    Naik gunung capek, susah kalo mau ketoilet, berat, dsb.
    Klo di laut khan badan ringan, bisa ketemu ikan-ikan, ga susah ke toilet, alias cusss langsung di tempat *kecuali yang besar ya*

  8. kalo kamu ga bilang itu fotomu jaman dulu, aku ga ngenalin mba 😀 Malah kirain td laki2 hahahaahah…. btw, aku ga suka pantai… kalo liburan sebisa mungkin aku pasti milih gunung :D… Kec di tempat yg aku dtgin emg g ada guinung ato tempat2 tingginya, baru deh mw diajak ke pantai :).. krn aku ga kuat panas sih mba, makanya rada males kalo ke pantai ;p

  9. Itulah kenapa aku suka banget tinggal disini. Mau ke pantai naik bis 10 menit jalan 5 menit kena deh itu pantai. Dengerin suara ombak, aaah suara-suara surgawi banget itu. Belum lagi view langit biru cerah ceria. Menyenangkan.

    Rambutnyaaaaa.. aku suka banget nget nget.. Butuh berapa lama manjangin sampe sekarang? Aku nggak kuat rambut panjang. Rambutku tipis plus rontok. Plus aku malas ngurusin rambut. Hehehehe

  10. Mbak Fe kece bangetttt.. Aku udah lama pengen potong rambut pendek kayka gitu tapi pasti bakal aneh banget soalnya rambutku ikal dan bakal jadi ngembang banget kalo dipotong pendek :)))

  11. Rambutku smpe sma kaya kamu mb Fe, aku juga kriwil plus megar gitu cm thanx to technology called catokan 😂😂😂😂
    Aku suka laut, tp cinta hills and mountains 😍

  12. Aku dua2nya deh. Dulu sebelum pindah ke Greenland sih ga suka hiking, tapi sekarang malah demen juga😊 kayanya aku lebih ke active holiday kaya manjat gunung dan relaxing ke pantai daripada ke mall2 dan belanja 😜

  13. Rambutnya keceeee Feb..
    Kalo gue lebih seneng pantai tapi ga suka panasnya.. huahaha.. Sama rambut lepek mulu kalau di pantai. Hiih *yang dibahas penampilan mulu yaaa* hahaha

  14. Aku juga suka pantai, suka liat birunya laut, kalo di pantai bawaannya happy dan fun terus. Gunung it’s ok kalo winter. Pengennya si punya rumah yg depannya pantai dan backyardnya gunung hahahaaa…

  15. Aku baru tau tentang persentase garam dalam tubuh manusia, Mbak.. Aaaaak.. Wawasan ku kurang! 😀

    Foto itu keliatan eksotis banget, Mbak.. Hihihi :3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s