Visual Bucket List

Malam ini gw sukses dibikin mewek saat nonton berita di TV Nasional yang setiap hari tayang jam 7 malam itu. Cerita mengenai seorang anak perempuan berusia 5 tahun bernama Lizzy Myers asal Ohio, USA.

Lizzy dan keluarganya memiliki “visual bucket list” yang sedang mereka jalani saat ini, Lizzy adalah anak kecil yang tidak beruntung perihal kesehatan, saat ini Lizzy didiagnosis terkena penyakit yang sangat jarang yaitu Usher Syndrome yang artinya dalam 7 tahun ke depan Lizzy akan kehilangan penglihatan dan pendengarannya.
Orang tua Lizzy menyadari akan kenyataan putri nya tidak akan bisa melihat dan mendengar lagi ( saat ini pendengaran Lizzy juga terbatas sehingga perlu alat bantuan mendengar ) lalu membuat daftar kunjungan atau kegiatan yang akan mereka lakukan bersama selama Lizzy masih bisa melihat dan mendengar saat ini.

Cerita nyata ini pastinya membuat patah hati ya, anak kecil yang lucu sebentar lagi akan tidak bisa melihat, juga tidak bisa mendengar, sungguh deh gw gak bisa ngebayangin kelanjutannya. 7 tahun tentunya waktu yang singkat, tahu sendiri kan betapa waktu berjalan sangat cepat, mungkin kalau seandainya bisa mereka pasti ingin memberhentikan waktu saja.

Proyek visual bucket list orang tua Lizzy ini terdengar sampai ke pihak Turkish Airlines, dan karena alasan kemanusiaan pihak maskapai memberikan tiket kemana saja di dunia ini untuk dipergunakan oleh Lizzy dan keluarganya, mereka pun memilih mengunjungi Roma Italia dan Vatikan, sepertinya bucket list mereka adalah memperlihatkan Colosseum dan Pope kepada Lizzy.

Hari ini Lizzy akhirnya bertemu dengan Pope, dari mimbar Pope khusus mendatangi Lizzy yang duduk di antara para jemaat lainnya, Lizzy pun bahkan sempat memberikan oleh-oleh kecil untuk Pope. Entahlah apa yang dikatakan Pope kepada Lizzy, sepertinya beliau berdoa untuknya sambil meraba  mata Lizzy berharap ada mujizat. Amin ya Tuhan semoga ada keajaiban.

Hari ini Lizzy memberikan banyak tamparan bahwa apa yang sedang kita gundah-gulana kan bukan apa-apa. Di bawah tanah masih ada tanah.
Dan satu lagi pembelajaran, selama masih ada kesempatan untuk melihat dunia, why don’t we?

Advertisements

63 thoughts on “Visual Bucket List

  1. Kita yang masih bisa mendengar dan melihat kadang malah menyia-nyiakan penglihatan dan pendengaran kita dengan melihat dan mendengar yang tidak-tidak ya Mbak. Terima kasih sudah berbagi ini, mudah-mudahan kita jadi manusia yang lebih bersyukur akan segala hal, terus jadi tidak mudah mengeluh :amin. Sekali lagi terima kasih!

  2. Lizzy manis ya. Saya langsung ingat Hellen Keller (meskipun beda) juga seorang anak kecil & manis yg saya temui disebuah panti asuhan yang memiliki keterbatasan penglihatan& pendengaran.

  3. bacanya berkaca kaca ini aku Feee 😦 paragraf terakhirnya bener banget tuh… yah semoga ada keajaiban buat Lizzy dan semoga kita semua tetap sehat ya ❤

  4. 😦 Sedih banget baca cerita Lizzy, tapi di saat yang bersamaan juga terharu dengan kebaikan hati orang2 buat bantuin ngewujudin wish listnya. Bener ya Mbak, kadang2 kita suka take for granted yang kita punya, dan ga manfaatin waktu sebaik2nya. Thank you for the reminder Mbak 🙂

  5. Sedih.. Kebayang 7 tahun dari skrg, jadi sekitar umur 12 thn saat memasuki dunia remaja yang udh ngerti ini itu, tiba2 dia harus nerima atas kehilangan penglihatan dan pendengarannya.. 😥

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s