Festive Season & Family Reunion

img_3049

Dan hari Natal pun telah berlalu walaupun semangat dan damainya harus terus selalu ada mengisi hari-hari selanjutnya. Selama Natal gw deg-degan sesekali lihat timeline di Path berharap gak ada berita aneh-aneh di Indonesia dan syukurlah kalau semuanya berjalan secara kondusif, mengingat banyak berita2 aneh perihal intolerance yang melanda Indonesia belakangan ini.

Natal tahun ini gw sengaja ngungsi ke Belanda ke rumah kakak gw disana karena udah 2 tahun yang lalu terakhir kita Natal bareng, udah gitu karena kita baru balik dari Australia & Beijing jadilah capek banget kalau mesti jadi host. Gw prefer untuk take over dapur kakak gw pas malam Natal dengan masak untuk semua yang datang pas Christmas Eve, dibantu suami gw sih. Semua bahan groceries kita bawa dari sini karena ga mau repot belanja-belanja lagi pas di Belanda. Menu nya juga yang gampang aja yaitu mushrooms soup, roasted beef with garlic potatoes and salad, lalu ice cream hasil beli dan gw juga bawa Danish pastries segambreng dari bakery langganan di dekat rumah. Total orang yang datang ada 12 orang termasuk kakak gw dan suaminya, anak-anak mereka dan pacar-pacarnya. Sembari nunggu main course kelar di oven, kita tukeran kado dan foto-foto, serulah!

img_2988

img_2993

Setelah Xmas Eve dinner, jam 10 malam kita ke gereja bareng semuanya, kebetulan letak gerejanya di samping rumah, dari jendela dapur aja udah keliatan tuh gereja, enak banget jadi tinggal jalan kaki 2 menit udah duduk di dalam gereja. Setelah selesai kebaktian masih ngobrol-ngobrol lagi di aula gereja sambil makan cakes yang disediakan juga Glühwein. Cuaca weekend Natal ini lumayan mild sih tapi anginnya bikin sasakkan berantakkan 😦

Nyampe rumah lewat midnite dan ngobrol2 lagi di ruang tamu sampe lewat tengah malam, dan sekitaran jam 3 pagi gw kok berasa kek lagi tidur sendirian di kamar, kemana laki gw ya, ternyata dia lagi bolak balik ke luar kamar karena lagi kesakitan di bagian pinggang belakang, sakit yang aneh dan sampai sekarang jadi misteri karena letaknya bukan di bagian kidney, entahlah bagian apa di tempat yang sakit.
Terpaksa gw bangunin kakak gw dan minta ditelponin ambulance, setelah ipar gw nelponin 911 nya Belanda, petugasnya minta dijelasin ada apa dan langsung ngomong ama suami gw yang kesakitan. Sama kayak sistem di Belgia, ambulance di Belanda jg ga langsung datang kalau tahu pasiennya masih sadar, bisa napas dan gak aneh-aneh, cuman disuruh minum pain killer kalau punya. Untung kakak gw punya stok pil pereda sakit, abis minum pil itu suami gw dipijetin ama kakak gw dan dia rasanya enak lalu muntah di toilet, eh setelah muntah malah enak katanya.
Gak lama setelah itu, rumah sakit nelpon balik dan minta supaya kita ke rumah sakit segera dan langsung kita menuju kesana dengan kondisi suami gw yang masih nyeri2 kesakitan, manalah rumah sakitnya sekitar 15 menit nyetir, jauh jg ya itungannya karena di rumah kita jarak ke rumah sakit cuman 2 menit nyetir. Makin berasa jauh kalau lagi pas sakit ya.

Gw nemenin masuk ke dalam ruang dokter jaga dan setelah penjelasan ini itu, suami gw disuntik di bagian yang sakit dan tebus obat juga. Sampai rumah jam 6 pagi dan kita balik tidur lagi sampai jam 10 an, kita terbangun dengan kondisi suami gw yang udah pulih, thank God banget pokoknya.

Tanggal 25 Desember kita brunch di rumah keponakkan gw, sekalian housewarming karena dia baru pindah ke rumah baru summer kemarin. Gw suka banget dengan pilihan model rumah dan dekorasi yang dipilih, tipikal rumah bule yang sober sih tapi untuk anak umur 31 tahun patut diacungin jempol juga.

Kalau main ke kota kakak gw di Utara Belanda, berarti kesempatan juga untuk nyekar ke makam bokap, gak berasa bokap udah meninggalkan kita sejak 15 tahun yang lalu, time flies but the memory will always stay.

img_2982

So that is it! Hope all of you had a fantastic long weekend, btw ada rencana apa untuk malam tahun baruan? We d prefer to have a calm New Year eve mungkin di rumah atau dinner di manalah gitu, baru keesokannya ngumpul2 sama in-laws.

Happy New Year 2017 everyone!

Advertisements

20 thoughts on “Festive Season & Family Reunion

  1. Merry Christmas to you and fam, mba Fe. Semoga suami benar-benar dipulihkan dari sakit ya. Jadi kangen dengan masa ketika masih bisa menghadiri misa malam Natal di atas jam 10 malam gitu 😦 Malam tahun baruan mungkin kumpul keluarga saja, agak malas kemana-mana karena pasti ramai dan macet sekali.

  2. Selamat Natal!! Seru ya kumpul-kumpul begitu!!

    Yah, seenggaknya sudah pulih ya sekarang. Tapi mudah-mudahan segera ketahuan juga penyebab sakitnya apa jadi kan bisa diatasi…

  3. Merry Christmas ya Feb😘 Aku christmas eve ke gereja di Tebet juga sembari deg2an loh. Takut ada apa2 gitu, mana bawa pasukan bodrex lengkap lagi. Pak suami nyaranin kita duduk diluar aza, jadi kl,ada apa2, bisa cepet lari😬😳 Thanks God, misa malam natal berakhir dengan damai dan aman, lega rasanya!

    Happy new year to you and hubby ya, new year’s eve aku harus kerja dwonk! Nyebelin banget yaks, but ga ada choice. Paling malem ya bbq-an dengan keluarga. xx

  4. Kesian banget bli Yvan, untung lah gak kelamaan di RS dan langsung pulih ya kak. Acara makan-makan Natalnya seru banget yak, kluarga pada ngumpul semua gitu 🙂

  5. Merry Christmas Feb dan Yvan..
    Aku pernah sakit dibagian itu ( pinggang belakang sebelah kanan ), lupa namanya, tapi semacam urat ketarik yang bikin sekaki sakit semua.. minum pain killer juga sembuh.. Tapi mungkin beda kali ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s