Oh Daun Dill

Kalau ada jenis bumbu rempah yang bikin gw trauma untuk makannya adalah daun dill. Gw ga tahu bahasa Indonesia nya apa sampai ngegoogle, di wiki tertulis kalau daun dill ini biasa disebut dengan nama “bobor adas” , familiar gak? Gw sih tetep gak tau bobor adas itu apaan:)

Daun dill ini aslinya dari daerah Mediterania sampai ke Timur Tengah dan Asia Tengah, so no wonder ya gak populer di kulinernya Indonesia. Daun dill ini punya aroma yang khas banget dan kuat, langsung kerasa deh seperti halnya sensasi makan makanan yang diberi daun ketumbar misalnya.

Gw temu kenal dengan daun dill ini belum begitu lama, kurang lebih sekitar 3 tahun lalu dimana kita traveling nonstop dua bulan lebih ke negara-negara yang kulinernya mayoritas menggunakan daun dill, mulai dari Turki, Armenia, Georgia sampai ke Uzbekistan dan Kyrgyzstan ( yang terakhir di Ukraina, hampir semua menu kuliner nya juga banyak pakai daun Dill ) , semua kuliner mereka didominasi dengan daun dill, apakah itu sebagai rempah utama atau garnish nya.
Gw menikmatinya dari yang awalnya seru sampai yang ‘omg, serius ada daun dill lagi?’ , sementara itu suami gw keknya lempeng aja sambil bilang ‘enak kok beb, enak, nyumm nyummm’

Gw teringat untuk cerita ini karena beberapa malam lalu kita order pizza di rumah dan beberapa appetizer termasuk salad, gw lupa yang punya pizza ini orang Turki dimana dia selalu kasih garnish saladnya dengan daun dill, pas makanan itu dateng, asli lho lgs ke ubun-ubun bau daun dill nya, tapi tetep sih gw makan dan memang daun dill yang ada disini, mungkin karena produk import juga, harumnya agak kurang kuat dibanding yang gw makan selama trip 3 tahun lalu itu, ya iyalah wong daun dill ini gw lihat sendiri tumbuh subur mulai dari perkarangan rumah orang sampai liar di pinggir jalan, kalau mereka perlu langsung petik aja dari kebun, gimana gak fresh dan strong banget kan ya harumnya.

Sengaja gw kumpulin foto dari beberapa jenis kuliner yang ada daun dill nya, kalau liat foto2nya ini sih gw pengen banget makan makanan ini lagi ha ha ha tp kalau kebayang harum dill yang sangat menyengat itu, rasanya kapan-kapan aja deh  🙂

Stew with dill

manti, uzbekistan culinary

Griled chicken garnished with dill
Grilled Chicken – Armenia
Armenian Salad
daun dill sebagai garnish
Turkish Salad with Dill
Salad dengan daun dill
Dill leaves in the market Budapest
Daun dill di pasar – nah yang kanan atas itu bentuk daun dill yang segar, pernah liat gak bentuk aslinya di tempat kamu tinggal?

 

 

Advertisements

39 thoughts on “Oh Daun Dill

  1. Aku pertama liat daun itu di rumah pakde di Salatiga. Di sana namanya adas dan paling sering dimasak santan putih atau jangan (sayur) bobor namanya kalo di sana. Baunya agak pedes2 gimana gitu ya mba?

  2. aku pernah buat campuran pasta… kemaren daun dill ini dijual di pasar tenaman lapangan banteng jakpus… cuma 35ribu apa ya 1 pot kecil gitu.

  3. keluarga suami senang lalapan, aku pertama kali makannya ya di rumah ipar, katanya namanya adas,

    suatu kali ziarah ke kuburan ipar lainnya, ada nih tanaman ini,langsung minta sama penjaga kuburan buat tanam di rumah, ngak yakin sih itu adas, untuk bandingan sengaja cari di supermarket, namanya ternyata dill,
    ternyata beda dengan tanaman kuburan itu he.. he..

    tapi rasanya nggak tajam aromanya, nggak jauh beda sama bau seledri

  4. Aku suka pake dill buat campuran tartar sauce mba fe hihi (padahal harusnya pake peterseli).
    Trus yang paling sering buat campuran saus (butter lemon dill) untuk grilled/pan seared salmon 🙂

  5. Baru denger dan baru liat bentuknya😁 begitu googling ternyata biasa untuk sayur bobor pdhl suka dibuatin bobor tapi engga pernah pake daun dill ini. Baunya dan rasanya kaya apa kak fe?

  6. cobain deh: plain yoghurt, kasih bawang putih cincang sesuai selera, kasih perasan lemon, garem, olive oil dan daun dill, aduk..campur… heheh salah satu cara saya nikmatin daun dill dan yoghurt..kas orang turki..tp enak2 aja dilidah…malah saya doyan banget tp suami justru ga doyan daun dill:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s