Berita Hangat

Gw seneng banget nonton berita dari saluran televisi lokal di Belgia, biasanya kita berdua nonton yang berita jam 7 malam, kadang beritanya kita hold dulu untuk sesi makan malam, selesai makan baru deh nonton berita bareng sambil diskusi mengenai berita aktual yang sedang terjadi di dunia, ini jadi ritual yang kita lakukan pas di rumah, untuk sebagian orang mungkin nonton berita di TV itu old school sekali dan lebih prefer nonton film seru, tapi buat kita penting juga karena jadi tahu apa yang terjadi di luar sana, I simply gak mau kelihatan bodoh when people talking about recent issues, apalagi untuk menentukan destinasi traveling kita selanjutnya, wah penting bgt tahu apa yang terjadi di dunia bagian lain.

Mengenai berita di TV lokal, dari awal gw selalu suka penampilan para penyiarnya yang terlihat low profile, no make up make up untuk penyiar perempuannya dan untuk prianya banyak juga yang udah usia hampir pensiun, mirip lah sama Dunia Dalam Berita jaman dulu di TVRI. Penampilan mereka yang bersahaja bikin kita betah nonton berita, demikian juga intonasi yang dipakai, kalem dan gak lebay.

Karena udah terbiasa dengan berita yang seperti ini, gw bisa mendadak pusing kalau nonton CNN karena bedanya kayak langit dan bumi, tipikal CNN yang sepertinya heboh banget kalau ada breaking news misalnya, omg gw berasa lagi ada Perang Dunia III hanya karena intonasi penyiar yang kek dikejar2 aliens, kadang berita yang disampaikan juga belum tentu sesuai kayak di TKP tapi demi ngasih berita duluan dibanding TV lain, bisa banget lho mereka nyampein berita yang ga pas. Ini kejadian banget pas tragedi bom di Brussels Airport beberapa waktu lalu, lah berita di TV lokal aja belum ada berita si pelaku ketangkep, lho di CNN malah udah ada beritanya, dan as you know berita itu salah aja dong. Gokil kan! Ini baru satu berita yang emang bener2 kita ikuti lho ya, gimana berita2 lain coba.
Selain berita di TV lokal, kita biasanya lebih cenderung dengerin BBC dan Al Jazeera , lalu kalau mau ngakak-ngakak biasanya ke RT atau Russian TV, sungguhlah RT ini bagaikan TV One kalau di Indonesia kali ya, beritanya bisa dibolak balik sesuai kehendak tuh TV aja, biasanya kita ketawa2 kalau nonton RT ini.

Di balik berita-berita aktual termasuk segmen prakiraan cuaca yang jadi favorit banyak orang, gw suka juga segmen-segmen yang bikin hati hangat, ini banyak banget deh berita kek gini yang biasanya merupakan berita regional ya, seperti misalnya ada presenter dokumenter Belgia yang khusus meliput berita di medan perang, mengumpulkan sumbangan berupa alat musik untuk kemudian ia bawa ke Mosul Iraq, untuk yang gak ngikutin perkembangan teroris ISIS di Iraq, kota Mosul ini telah bersih dari ISIS dan kota mereka benar-benar berantakkan gak keruan, ya iyalah ya namanya juga abis perang.

Nah si presenter dokumenter ini membawa lebih dari 500 instrumen2 musik hasil sumbangan dari orang2 di Belgia untuk diberikan ke akademi musik di Mosul, pas ke Iraq dia ditemani oleh penyanyi muda Belgia keturunan Maroko, sambil nyanyi dan ngobrol dalam bahasa Arab di dalam ruangan musik yang luluh lantah, duh lihatnya terharu banget pas ngeliat orang2 Iraq nerima gitar-gitar, piano (gokil ada yang nyumbang piano bo), biola, cello dan instrumen musik lainnya dengan hati senang, terus mereka nyanyi sama-sama, religion has no border kalau ngeliat moment kek gini. Hmmm, btw orang Indonesia kirim bantuan apa ya btw ? 🙂

Rudi Vranckx Mosul

Sumbangan lebih dari 500 instrumen musik dikirim ke Iraq dengan pesawat tempur militer Belgia

Berita hangat lainnya yang baru-baru aja disiarin di TV adalah mengenai seorang profesor peneliti penyakit tumor di Universitas Leuven ( largest & oldest Uni in Belgium ) , ia mengumpulkan dana untuk proyek penelitiannya. Tragisnya si profesor ini justru dikaruniai anak bontot yang  menderita penyakit tumor, misterius ya rencana Tuhan itu memang, seorang profesor ahli penyakit tumor memiliki anak penyakit tumor.  Anaknya yang kena vonis penyakit tumor otak ini memiliki kans sangat kecil untuk kalau menurut ilmu kedokteran , semoga ada mujizat dari Tuhan, amin!

https-_nieuws.kuleuven.be_en_content_2017_patients-inspire-cancer-researcher-to-run-to-compostela_@@images_image_

Si profesor/ayah ini pun mempunya ide gila untuk melakukan perjalanan ke Compostela Spanyol. Untuk yang beragama katolik pasti tahu rute Santiago de Compostela ini adalah rute para peziarah dan untuk di Belgia yang mayoritasnya beragama katolik sudah sangat familiar sekali dengan rute ini, setiap saat ada saja gereja/balai kota yang melepas penduduknya yang mau melakukan perjananan ziarah ini dan ini adalah ritual yang telah ada sejak ratusan tahun.
Profesor ini pun begitu, ia memulai perjalanan dari alun-alun kota Leuven, dilepas oleh keluarga, mayor kota Leuven, dan media yang juga meliput, tujuan perjalanannya memang sekaligus mengumpulkan sumbangan untuk penelitian tumornya itu. “Untuk anakku dan untuk semua para pasien penyakit tumor” begitu katanya.

Setiap hari selama 32  hari ia melakukan perjalanan sejauh 76 kilometer, antara marathon dan berjalan kaki, dan total perjalanan dari Belgia ke Spanyol adalah sejauh 2400 kilometer di musim panas yang plis jangan ditanya panasnya gimana Spanyol itu.
Sampai akhirnya ia dan team tiba di depan gereja Compostela yang adalah titik akhir dari setiap perjalanan Santiago de Compostela ini. Ia disambut anak bontotnya itu dan istrinya. Kita berdua ngikutin berita ini sambil bercucuran air mata, sementara itu si profesor dan anaknya terlihat bahagia, tentunya arti bahagia yang mereka deskripsikan sendiri.

Johan Swinnen Post voor Compostela 1_3

Santiago de Compostela Trip

1fc494a0-9fcc-11e7-8a4b-83bbb7e0f644_web_scale_0.0365497_0.0365497__

Arrived in Compostela

Karena sepanjang perjalanan ada media yang ikut dia berjalan dan maraton dari Belgia ke Spanyol, gw berharap suatu hari nanti ada TV series nya, karena beberapa kali gw nonton TV series tentang orang2 yang melakukan perjalanan ziarah ini rasanya ikut bahagia di luar konteks keagamaan dan lebih pada sisi kemanusiaan.

Rata2 mereka ini memang humble2 banget, setiap harinya dilalui dengan aura positif dan setiap malam selalu mendapat penginapan di rumah2 penduduk di sepanjang rute Compostela, terasa banget kalau mereka jalan bukan sekedar mau ‘menaklukkan’ tapi lebih ke pengucapan rasa syukur, kalau di jalan ketemu orang lokal mereka melakukan percakapan dan disitulah TV series ini jadi berkembang, seru deh lihat orang-orang yang tinggal di pedesaan Prancis ( dari Belgia ke Spanyol harus ngelewatin Prancis ) misalnya atau di pinggiran Spanyol yang sangat sederhana menceritakan kehidupan mereka, kebetulan para presenter / peziarah ini rata2 bisa bahasa Prancis dan Spanyol jadi asyik banget alur ceritanya setiap hari, ada aja yang bisa dijadiin cerita bikin kita ikutan melakukan perjalanan tersebut.

Oh well, semoga harimu jadi hangat juga ya baca beberapa berita hangat yang gw tulis diatas 🙂

Advertisements

21 thoughts on “Berita Hangat

  1. dixiezetha

    Thank you for sharing these positive news Mbak. Sehari2 liatnya berita2 ga enak terus spt serangan ini itu, pembunuhan, suasana politik yang memanas, dll, bikin suasana hati jadi kebawa ga enak juga. Kesannya jadi dunia ini kok jahat banget, padahal yang kita liat di berita cuma setitik aja, di luar sana jauh lebih banyak yang positif, cuma jarang jadi sorotan mungkin karena ga terlalu menarik dibanding berita2 yang bikin geger. Baca ini jadi sedikit adem, once in a while perlu diingetin kalo masih banyak orang baik di dunia ini 🙂

    Reply
    1. cerita4musim Post author

      iya memang Dix keknya ga ada yang bener ya ama dunia ini, padahal yang bener nya juga masih banyak juga, pilihan ada di kita mau lihat yang mana, ya gak?
      Txs for the comment 🙂

      Reply
  2. zilko

    Ah, iya juga ya, intonasi yang dibawakan di berita memang bisa mempengaruhi mood banget. Dan bener banget kalau buka CNN itu tiap hari kok kayaknya perang atau ada musibah terus, hahaha 😛 .

    Cerita profesornya sungguh “kena” banget ya. Mudah-mudahan dana yang terkumpul cukup untuk risetnya!

    Reply
  3. mayarumi

    jadi kepikiran kapan terakhir kali nonton berita ?, sekarang udah makin jarang nonton tv. dulu tiap minggu aq rajin baca majalan berita online, tp skrg jg udah gak pernah. harus mulai baca lagi sepertinya.. tq ceritanya mbak..

    Reply
  4. anis ketels

    Duhh hangat nih mba Feee hatiku baca postingan ini hihi. Mba Fe keren loh masih rajin nonton berita. Kayanya kalo ngikutin cerita si profesor akupun bakal sedih termehek-mehek. Itu di channel apa btw mba?

    Anak-anak kebetulan hobinya nonton jeugdjournaal tiap hari, akupun seneng nontonnya karna beritanya ringan, penyampaiannya santai tapi tetep informatif.

    Reply
  5. Lorraine

    Penuh warna memang ya berita lokal, gw juga suka. Kadang deket banget rasanya ke kita gitu. Sedih dan haru sekali cerita profesor itu Fe. Di NL sekarang lagi heboh ada mahasiswa cewe udah hilang 13 hari. Sepeda dan jaketnya ketemu tapi dianya belum ketemu.

    Dan setuju dengan penampilan reporter/jurnalis di BE & NL juga, biasanya aja ngga full make up apalagi bulu mata palsu 😀

    Reply
    1. cerita4musim Post author

      Ah iya mbak masuk sini lho beritanya, pas yg rame2 nyariin dia di hutan2 gt dan ketemu tas nya dia ya, hikss sedih bgt apalagi pas diliatin foto selfie terakhir dia 😦

      Disini kl pembunuhan yg lg heboh misteri pembunuhan pemilik kastil mba, twisted bgt kek film deh 😐

      Reply
  6. ohdearria

    Kalau disini nonton berita yg oke ga ala2 CNN gitu adalah di channel SBS, Feb. Berita dunia maupun national. Kalo berita lokal ada juga, tapi aku lebih suka SBS sih. Aku honestly suka males kalo nonton berita yg isinya murder, war, politik, dan semacamnya yg cuma bikin tamba sutris dan jadi paranoia 😐

    Reply
    1. cerita4musim Post author

      ha ha ha iya kalau over dosis bikin puyeng, seperti keknya apa gak ada berita bagus apa ya dunia sekarang ini , emang mesti di seimbangkan dengan berita lainnya ya 🙂

      Reply
  7. Bama

    Udah lama sih saya menghindari nonton CNN atau channel berita US pada umumnya, soalnya kata-kata yang dipilih seringnya bombastis, semacam “like a war zone” lah, atau “no go zone” lah. Lebih enak memang nonton berita yang fokusnya ke content, bukan ke intonasi berapi-api anchornya atau berita bombastis yang diulang-ulang.

    Seminggu kemarin saya traveling ke Aussie, dan selama di sana pas udah malem sambil nunggu tidur seneng banget nonton SBS. Berita dan acaranya as it is, gak ditambah-tambah, dan biasanya thought-provoking, as in setelah nonton jadi terpacu untuk memikirkan sesuatu dengan lebih dalam atau dari perspektif yang berbeda. Kalau pas kayak gini biasanya langsung keingetan kualitas berita atau acara TV di Indonesia pada umumnya yang menurut saya masih banyak yang superficial. Kayaknya butuh lebih banyak lagi lulusan studi jurnalistik yang mumpuni di sini supaya kualitas acara TV bisa berangsur membaik.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s