Author Archives: cerita4musim

Berita Hangat

Gw seneng banget nonton berita dari saluran televisi lokal di Belgia, biasanya kita berdua nonton yang berita jam 7 malam, kadang beritanya kita hold dulu untuk sesi makan malam, selesai makan baru deh nonton berita bareng sambil diskusi mengenai berita aktual yang sedang terjadi di dunia, ini jadi ritual yang kita lakukan pas di rumah, untuk sebagian orang mungkin nonton berita di TV itu old school sekali dan lebih prefer nonton film seru, tapi buat kita penting juga karena jadi tahu apa yang terjadi di luar sana, I simply gak mau kelihatan bodoh when people talking about recent issues, apalagi untuk menentukan destinasi traveling kita selanjutnya, wah penting bgt tahu apa yang terjadi di dunia bagian lain.

Mengenai berita di TV lokal, dari awal gw selalu suka penampilan para penyiarnya yang terlihat low profile, no make up make up untuk penyiar perempuannya dan untuk prianya banyak juga yang udah usia hampir pensiun, mirip lah sama Dunia Dalam Berita jaman dulu di TVRI. Penampilan mereka yang bersahaja bikin kita betah nonton berita, demikian juga intonasi yang dipakai, kalem dan gak lebay.

Karena udah terbiasa dengan berita yang seperti ini, gw bisa mendadak pusing kalau nonton CNN karena bedanya kayak langit dan bumi, tipikal CNN yang sepertinya heboh banget kalau ada breaking news misalnya, omg gw berasa lagi ada Perang Dunia III hanya karena intonasi penyiar yang kek dikejar2 aliens, kadang berita yang disampaikan juga belum tentu sesuai kayak di TKP tapi demi ngasih berita duluan dibanding TV lain, bisa banget lho mereka nyampein berita yang ga pas. Ini kejadian banget pas tragedi bom di Brussels Airport beberapa waktu lalu, lah berita di TV lokal aja belum ada berita si pelaku ketangkep, lho di CNN malah udah ada beritanya, dan as you know berita itu salah aja dong. Gokil kan! Ini baru satu berita yang emang bener2 kita ikuti lho ya, gimana berita2 lain coba.
Selain berita di TV lokal, kita biasanya lebih cenderung dengerin BBC dan Al Jazeera , lalu kalau mau ngakak-ngakak biasanya ke RT atau Russian TV, sungguhlah RT ini bagaikan TV One kalau di Indonesia kali ya, beritanya bisa dibolak balik sesuai kehendak tuh TV aja, biasanya kita ketawa2 kalau nonton RT ini.

Di balik berita-berita aktual termasuk segmen prakiraan cuaca yang jadi favorit banyak orang, gw suka juga segmen-segmen yang bikin hati hangat, ini banyak banget deh berita kek gini yang biasanya merupakan berita regional ya, seperti misalnya ada presenter dokumenter Belgia yang khusus meliput berita di medan perang, mengumpulkan sumbangan berupa alat musik untuk kemudian ia bawa ke Mosul Iraq, untuk yang gak ngikutin perkembangan teroris ISIS di Iraq, kota Mosul ini telah bersih dari ISIS dan kota mereka benar-benar berantakkan gak keruan, ya iyalah ya namanya juga abis perang.

Nah si presenter dokumenter ini membawa lebih dari 500 instrumen2 musik hasil sumbangan dari orang2 di Belgia untuk diberikan ke akademi musik di Mosul, pas ke Iraq dia ditemani oleh penyanyi muda Belgia keturunan Maroko, sambil nyanyi dan ngobrol dalam bahasa Arab di dalam ruangan musik yang luluh lantah, duh lihatnya terharu banget pas ngeliat orang2 Iraq nerima gitar-gitar, piano (gokil ada yang nyumbang piano bo), biola, cello dan instrumen musik lainnya dengan hati senang, terus mereka nyanyi sama-sama, religion has no border kalau ngeliat moment kek gini. Hmmm, btw orang Indonesia kirim bantuan apa ya btw ? 🙂

Rudi Vranckx Mosul

Sumbangan lebih dari 500 instrumen musik dikirim ke Iraq dengan pesawat tempur militer Belgia

Berita hangat lainnya yang baru-baru aja disiarin di TV adalah mengenai seorang profesor peneliti penyakit tumor di Universitas Leuven ( largest & oldest Uni in Belgium ) , ia mengumpulkan dana untuk proyek penelitiannya. Tragisnya si profesor ini justru dikaruniai anak bontot yang  menderita penyakit tumor, misterius ya rencana Tuhan itu memang, seorang profesor ahli penyakit tumor memiliki anak penyakit tumor.  Anaknya yang kena vonis penyakit tumor otak ini memiliki kans sangat kecil untuk kalau menurut ilmu kedokteran , semoga ada mujizat dari Tuhan, amin!

https-_nieuws.kuleuven.be_en_content_2017_patients-inspire-cancer-researcher-to-run-to-compostela_@@images_image_

Si profesor/ayah ini pun mempunya ide gila untuk melakukan perjalanan ke Compostela Spanyol. Untuk yang beragama katolik pasti tahu rute Santiago de Compostela ini adalah rute para peziarah dan untuk di Belgia yang mayoritasnya beragama katolik sudah sangat familiar sekali dengan rute ini, setiap saat ada saja gereja/balai kota yang melepas penduduknya yang mau melakukan perjananan ziarah ini dan ini adalah ritual yang telah ada sejak ratusan tahun.
Profesor ini pun begitu, ia memulai perjalanan dari alun-alun kota Leuven, dilepas oleh keluarga, mayor kota Leuven, dan media yang juga meliput, tujuan perjalanannya memang sekaligus mengumpulkan sumbangan untuk penelitian tumornya itu. “Untuk anakku dan untuk semua para pasien penyakit tumor” begitu katanya.

Setiap hari selama 32  hari ia melakukan perjalanan sejauh 76 kilometer, antara marathon dan berjalan kaki, dan total perjalanan dari Belgia ke Spanyol adalah sejauh 2400 kilometer di musim panas yang plis jangan ditanya panasnya gimana Spanyol itu.
Sampai akhirnya ia dan team tiba di depan gereja Compostela yang adalah titik akhir dari setiap perjalanan Santiago de Compostela ini. Ia disambut anak bontotnya itu dan istrinya. Kita berdua ngikutin berita ini sambil bercucuran air mata, sementara itu si profesor dan anaknya terlihat bahagia, tentunya arti bahagia yang mereka deskripsikan sendiri.

Johan Swinnen Post voor Compostela 1_3

Santiago de Compostela Trip

1fc494a0-9fcc-11e7-8a4b-83bbb7e0f644_web_scale_0.0365497_0.0365497__

Arrived in Compostela

Karena sepanjang perjalanan ada media yang ikut dia berjalan dan maraton dari Belgia ke Spanyol, gw berharap suatu hari nanti ada TV series nya, karena beberapa kali gw nonton TV series tentang orang2 yang melakukan perjalanan ziarah ini rasanya ikut bahagia di luar konteks keagamaan dan lebih pada sisi kemanusiaan.

Rata2 mereka ini memang humble2 banget, setiap harinya dilalui dengan aura positif dan setiap malam selalu mendapat penginapan di rumah2 penduduk di sepanjang rute Compostela, terasa banget kalau mereka jalan bukan sekedar mau ‘menaklukkan’ tapi lebih ke pengucapan rasa syukur, kalau di jalan ketemu orang lokal mereka melakukan percakapan dan disitulah TV series ini jadi berkembang, seru deh lihat orang-orang yang tinggal di pedesaan Prancis ( dari Belgia ke Spanyol harus ngelewatin Prancis ) misalnya atau di pinggiran Spanyol yang sangat sederhana menceritakan kehidupan mereka, kebetulan para presenter / peziarah ini rata2 bisa bahasa Prancis dan Spanyol jadi asyik banget alur ceritanya setiap hari, ada aja yang bisa dijadiin cerita bikin kita ikutan melakukan perjalanan tersebut.

Oh well, semoga harimu jadi hangat juga ya baca beberapa berita hangat yang gw tulis diatas 🙂

Advertisements

Summer Pop Up Bar

Tren yang belakangan makin rame selama musim panas beberapa tahun belakangan ini adalah menjamurnya summer pop up bar, semacam tempat hang out yang buka nya hanya saat musim panas doang dan menjelang akhir September seperti sekarang mereka bakal tutup sampai musim panas depan.
Namanya juga hanya buka sementara waktu aja, lokasi yang dipilih seringnya ajaib-ajaib, kayak di gudang pelabuhan ( disini kebetulan adalah salah kota pelabuhan terbesar di dunia ) , di pinggir sungai, di taman kota, di rooftop, ah you named it lah, asal ada lahan kosong tahu-tahu bisa banget tuh jadi tempat kongkow yang happening kalau musim panas tiba.

Yang paling menarik perhatian tentunya adalah desain yang mereka pilih dong ya karena desain yang seru kan yang biasanya dicari orang, sebisa mungkin beda dari yang lain dan gw peratiin mereka banyak yang milih model desain seperti industrial dan bohemian, mungkin paling gampang kali ya karena namanya juga memanfaatkan ruangan kosong yang biasanya abandoned, gak perlu setting macem-macem karena aslinya udah seperti itu, tinggal taro banyak tanaman di setiap sudut dan karpet deh.
Syarat lain tentunya wajib ada outdoor space, walaupuan musim panas bisa sering banget hujan dan dingin juga kalau disini, tapi tetep deh ruangan outdoor itu wajib hukumnya, minimal si empunya bisnis nyediain table lounge heater supaya tamunya bisa tetep enjoy di luar walaupun dingin.

Di summer pop up bar gini mereka biasanya paling banyak jual minuman dan light snacks, orang biasanya datang setelah jam kantor buat kongkow terus jam makan malam mereka cabut ke restoran lain, tapi ada juga yang nyediain makanan berat dan sepertinya barbeque masih jadi pilihan nih kalau gw lihat di beberapa tempat.
Ada juga lho summer pop up bar yang ga ada dapur nya, jadi mereka hanya sediain bar nya, ruangan untuk pengunjung dan nyediain musiknya ( biasanya DJ ) , dan untuk makanan kita bisa pesen dari Deliveroo ( semacam Go-Food ) yang dipilih jadi rekan bisnis mereka. Seru ya, jadi kadang gw pesen sushi dari restoran Jepang favorit dan suami gw pesen burger dari restoran lain, makannya bareng di satu tempat, asik kan 🙂

Untuk menarik minat orang, pop up bar kek gini sering banget juga bikin program acara yang asik-asik kayak misalnya hari minggu ada sesi yoga diikuti dengan brunch, ada perpustakaan umum, dan namanya aja sih ‘bar’ , kesannya kalau di pikiran orang Indonesia terdengar adult sekali ya, padahal sih prakteknya tempat-tempat seperti ini ramah untuk keluarga segala usia kok, anak kecil sering ikutan orang tuanya hang out dari sore karena kan mereka liburan musim panas juga tuh, so why not.

Semakin lama semakin gw ngerti kenapa disini jarang banget ada mall, shopping streets sih selalu ada di tiap kota, tapi mall besar raksasa sama sekali gak ada, karena sepertinya emang orang-orang lebih memilih untuk menikmati setiap musim dengan cara yang asik, intimate, dekat sama alam dan ga perlu cari hiburan ke mall.

Screen Shot 2017-09-20 at 23.35.56

pop up bar

summer pop up bar antwerp

summer pop up

Screen Shot 2017-09-20 at 23.35.38

Screen Shot 2017-09-20 at 23.42.18Vlog - Trip to Paris on Spring Time-4

35405857823_8521045b9c_o

 

Ini Dia 5 Tempat Wisata Bersejarah di Jogja yang Wajib Dikunjungi!

Tiap hari ini aja ada deh foto-foto yang ditagged sama keluarga gw di sosmed, secara ya lagi musim liburan kan ya, ponakkan gw yang di Ameriki lagi mudik ke Indonesia dan yang di Indonesia lagi pada holy trip, rasanya jadi ikutan liburan juga.

Di antara foto-foto liburan itu yang bikin gw excited adalah perjalanan ponakkan gw ini yang setelah ampir satu dekade akhirnya pulang juga ke Indonesia, kali ini dia udah jadi orang kantoran, mature, gaul dan yang bikin seru adalah karena destinasi yang dia tuju di Indonesia tuh bikin gw nostalgia, selain ke Jakarta dia juga jalan-jalan ke Kepulauan Kei, Maluku yang adalah salah satu destinasi honeymoon gw dulu kala dan dia juga ke Jogjakarta karena Jogja ya keknya selalu ngangenin kan ya!

Jadilah sebelum keberangkatannya ke Indonesia itu, gw ikutan semangat ngaturin itinerary dia selama di Indonesia, maklum lah liburan cuman 2 minggu keknya wajib banget diatur sebaik mungkin supaya maksimal.

( Trus scroll ke bawah deh karena gw punya kode diskon pemesanan penginapan selama di Jogja )

Untuk itinerary di Yogyakarta gw mau share disini juga nih, siapa tahu ada yang mau ke Yogyakarta juga dan nyari tempat wisata di Jogja, kali ini tempat wisatanya yang ada hubungannya sama sejarah bangsa kita ya, karena kan Yogyakarta pernah menjadi ibukota Republik Indonesia dari tahun 1946 – 1949, otomatis lah ya nilai sejarah di kota ini sangat penting, dan untuk yang bawa anak bakalan jadi trip yang penuh edukasi!

1. Museum Batik dan Sulaman Yogyakarta
Berwisata ke museum? Siapa takut! Di Jogja ada salah satu museum yang wajib dikunjungi, yakni Museum Batik dan Sulaman Yogyakarta. Berlokasi di Jalan Dr. Sutomo Yogyakarta, Museum ini merupakan merupakan museum batik pertama di Kota Bakpia dan menyimpan sekitar 1.259 koleksi yang terdiri dari kain batik, peralatan membatik seperti canting cat, canting tulis, bahan warna tradisional, parafin, dan malam batik.

Hotel Yogyakarta Airyrooms

2. Benteng Vredeburg
Benteng Vredeburg adalah salah satu wisata sejarah yang sudah dikenal luas oleh masyarakat. Benteng ini adalah museum perjuangan nasional Indonesia dan menjadi salah satu destinasi wisata edukasi, baik mengenai kebudayaan, seni, hingga ilmu pengetahuan sejarah. Bagi yang tertarik untuk mengunjungi benteng ini, lokasinya tidak jauh dari Keraton Kesultanan Yogyakarta yaitu di Jalan Ahmad Yani.

3. Museum Perjuangan Yogyakarta
Museum Perjuangan Yogyakarta dibangun untuk mengenang sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Museum yang bisa bertempat di Jalan Kolonel Sugiyono No. 24 ini, resmi didirikan pada tanggal 17 Agustus 1959.
Bangunan museum ini terbilang artistik. Bagian atasnya mengaplikasikan gaya arsitektur kekaisaran Romawi Kuno, sementara bagian bawahnya mengadaptasi gaya Candi Mataram Hindu.

4. Monumen Serangan Umum 1 Maret
Berada tidak jauh dari Benteng Vredeburg, Anda akan menemukan sebuah monumen yang dikenal dengan nama Monumen Serangan Umum 1 Maret. Lokasinya berada tepat di seberang Kantor Pos Besar Yogyakarta.
Tujuan dibangunnya monumen ini adalah untuk memperingati serangan umum 1 Maret 1949 yang dikepalai oleh Letnan Kolonel Soeharto. Pada saat itu Indonesia dianggap kalah sehingga berusaha untuk melakukan perlawanan dengan melakukan serangan.

5. Monumen Jogja Kembali
Monumen Jogja Kembali atau biasa disebut Monjali adalah salah satu bangunan bersejarah yang ada di kota Yogyakarta. Monumen ini dibangun sebagai bukti bahwa TNI berhasil merebut kembali kota Jogja atas penjajahan yang dilakukan oleh Koloni Belanda. Monumen ini dibangun pada 29 Juni 1989 dan peletakan batu pertama dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII.

Itulah lima tempat wisata bersejarah yang harus didatangi saat berkunjung ke kota Jogja.

Pemesanan hotel Yogyakarta Airyrooms

Tidak perlu khawatir perihal akomodasi, sebab kalian bisa melakukan pemesanan hotel di Jogja dari Airy Rooms dengan mudah—baik melalui website, Android Apps atau Ios Apps.

Seluruh hotel Airy Rooms memberikan jaminan fasilitas terbaik kepada para pengunjungnya, mulai dari kamar tidur yang bersih, AC, perlengkapan mandi yang lengkap, TV layar datar, air minum gratis, shower air hangat, serta WiFi Gratis.

Tidak perlu khawatir, hotel Airy Rooms menawarkan harga yang terjangkau dengan proses pembayaran yang fleksibel, melalui bank transfer, kartu kredit, bahkan di gerai Indomaret. Sebagai jaringan hotel dan guest house terbesar di Indonesia, hotel Airy Rooms sangat mudah untuk ditemukan.

Jika ingin mendapatkan harga hotel Airy yang lebih murah lagi, nih bisa pakai kupon untuk dapat diskon 30%, gunakan kode kupon di bawah ini saat transaksi :

Kode kupon : AHM30

Periode bookingnya sampai 30 September 2017, dan periode menginapnya kapan saja. Jangan sampai kehabisan ya!

Pesan Hotel Yogyakarta di Airyrooms

Jadi, sudah siap mengenang berbagai sejarah di Kota Yogyakarta? Yuk meluncur.

Oh Daun Dill

Kalau ada jenis bumbu rempah yang bikin gw trauma untuk makannya adalah daun dill. Gw ga tahu bahasa Indonesia nya apa sampai ngegoogle, di wiki tertulis kalau daun dill ini biasa disebut dengan nama “bobor adas” , familiar gak? Gw sih tetep gak tau bobor adas itu apaan:)

Daun dill ini aslinya dari daerah Mediterania sampai ke Timur Tengah dan Asia Tengah, so no wonder ya gak populer di kulinernya Indonesia. Daun dill ini punya aroma yang khas banget dan kuat, langsung kerasa deh seperti halnya sensasi makan makanan yang diberi daun ketumbar misalnya.

Gw temu kenal dengan daun dill ini belum begitu lama, kurang lebih sekitar 3 tahun lalu dimana kita traveling nonstop dua bulan lebih ke negara-negara yang kulinernya mayoritas menggunakan daun dill, mulai dari Turki, Armenia, Georgia sampai ke Uzbekistan dan Kyrgyzstan ( yang terakhir di Ukraina, hampir semua menu kuliner nya juga banyak pakai daun Dill ) , semua kuliner mereka didominasi dengan daun dill, apakah itu sebagai rempah utama atau garnish nya.
Gw menikmatinya dari yang awalnya seru sampai yang ‘omg, serius ada daun dill lagi?’ , sementara itu suami gw keknya lempeng aja sambil bilang ‘enak kok beb, enak, nyumm nyummm’

Gw teringat untuk cerita ini karena beberapa malam lalu kita order pizza di rumah dan beberapa appetizer termasuk salad, gw lupa yang punya pizza ini orang Turki dimana dia selalu kasih garnish saladnya dengan daun dill, pas makanan itu dateng, asli lho lgs ke ubun-ubun bau daun dill nya, tapi tetep sih gw makan dan memang daun dill yang ada disini, mungkin karena produk import juga, harumnya agak kurang kuat dibanding yang gw makan selama trip 3 tahun lalu itu, ya iyalah wong daun dill ini gw lihat sendiri tumbuh subur mulai dari perkarangan rumah orang sampai liar di pinggir jalan, kalau mereka perlu langsung petik aja dari kebun, gimana gak fresh dan strong banget kan ya harumnya.

Sengaja gw kumpulin foto dari beberapa jenis kuliner yang ada daun dill nya, kalau liat foto2nya ini sih gw pengen banget makan makanan ini lagi ha ha ha tp kalau kebayang harum dill yang sangat menyengat itu, rasanya kapan-kapan aja deh  🙂

Stew with dill

manti, uzbekistan culinary

Griled chicken garnished with dill

Grilled Chicken – Armenia

Armenian Salad

daun dill sebagai garnish

Turkish Salad with Dill

Salad dengan daun dill

Dill leaves in the market Budapest

Daun dill di pasar – nah yang kanan atas itu bentuk daun dill yang segar, pernah liat gak bentuk aslinya di tempat kamu tinggal?

 

 

Recap Spring & Summer 2017

Sudah terlalu lama keknya gw jarang banget nulis di blog ini, musim semi dan panas emang paling asik buat senang-senang beraktifitas kan ya, explore many new things yang belum pernah gw kerjain ataupun gw lihat.
Ngapain aja kita selama musim semi dan panas tahun ini :

[ Traveling to Maroko ]
Awal musim semi kita balik lagi ke Maroko, setelah pada beberapa tahun sebelumnya kita mengunjungi Marrakesh dan Essaouira, kali ini kota Fes, Meknes dan Chefchaouen yang kita incar. Fix deh kalau kita suka banget sama Maroko, dan masih harus balik lagi karena masih ada wilayah lainnya yang diincer.

Blue city morocco

[ Paris, finally with Mr Husband ]
Keknya gw udah ke Paris beberapa kali dan ternyata belum pernah sama suami lho bo kesananya, padahal kan konon the city of love ya :)) Kalau ga sama temen-temen cewek dan beberapa kali  sama keluarga, begitupun sama dia. Jadi kali ini pertama kali kita ke Paris barengan deh.

Karena bukan kunjungan perdana ke Paris gw jd sengaja banget browsing spot2 seru di Paris yang gw blm pernah datengin dan resto/cafe yang emang gw targetin pengen ada disana, sama sekali kita gak datengin Eiffel lho dan lebih milih area lain yang gak kalah seru seperti ke Masjid Raya Paris.

Grand Mosque Paris

spring time in Paris

[ Budapest ]
Musim panas kita habiskan traveling di Ukraina dan mampir di Budapest, ini karena pesawatnya transit di Budapest dan gw pikir kenapa gak tinggal beberapa hari aja ya, kunjungan ke Budapest sebelumnya di beberapa tahun yang lalu pas banget lagi musim dingin, jadinya keknya belum puas dan gak maksimal untuk explore semuanya. Tapi ternyata cuaca di Budapest itu sangat ekstrem ya, kalau dingin bisa parah banget dinginnya dan kalau panas begitu juga, parah panasnya. Omg sampai ngos2an kalau harus jalan pas siang-siang gitu, yang ada malah tiap lihat pop up bar jadi mampir mulu deh 🙂

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

[ Ukraina ]
Sampai sejauh ini di tahun ini, Ukraina menjadi negara baru yang baru pernah kita datangi pertama kali. Awalnya rencana trip ke Ukraina ini pengen gw jadiin satu sama kunjungan ke negara tetangganya juga yaitu Moldova dan Belarus, sekali dayung 3 negara lah gw pikir, apalagi dengan waktu beberapa minggu yang kita punya sih mestinya bisa ya diusahakan ke 3 negara ini, apalagi kalau niatnya cuman dari ibukota ke ibukota, pastinya easy peasy lah, tapi setelah kita baca lagi buku travel ke Ukraina dan semakin banyak yang pengen dilihat dan rasanya sayang kalau traveling ke sana seperti numpang pipis terburu-buru. So ya, untuk sementara Moldova dan Belarus dipinggirin dulu sampai ada waktu lain di kemudian.

Trip ke Ukraina benar-benar menyenangkan, tiap kotanya menampilkan banyak sisi wajah yang bikin surprise, surprise yang bikin happy tentunya.

Ukraine

[ Dunkirk ]
Hanya weekend getaway aja but we managed to visit Dunkirk demi napak tilas film Dunkirk yang kita tonton beberapa hari sebelumnya, kebetulan waktu itu long weekend dan keknya pengen getaway ke kota yang kita belum pernah tapi deket-deket aja, so ke Dunkirk deh kita.

[ Paris & Family Reunion ]
The perks of having Paris in our backyard menyampaikan kita berdua kembali ke Paris, kali ini judulnya playing tourist beneran karena emang bareng turis, kebetulan keponakkan gw dateng dari Los Angeles sama pacarnya dan trip mereka ke Eropa sebenernya sih kebanyakkan lama di Italia dan dari Italia trip mereka masih harus ke Paris dan Belanda juga, jadilah kita sempetin untuk menyisakan waktu berlibur bareng sama-sama di Paris sekalian quality times.

Paris

[ Summer Festivals ]
Tiada kesan musim panas tanpa festival dong ya, tahun ini kita beruntung bisa beli tiket Tomorrowland yang najis susah buat didapetin, rebutannya ceunah. Dari yang gw pengennya nonton sehari aja, malah berakhir dengan 3 hari berturut-turut, puas deh ya naik hajinya 🙂

Tomorrowland

Cant complain dengan musim semi dan panas tahun ini, beberapa kali sempat ngerasain heatwave dan sampai sempat ada peringatan juga untuk gak pakai air semena-mena, yang ketauan cuci mobil dan siram tanaman siang-siang bolong bisa kena denda, iya sampai segitunya saking panasnya.

Processed with VSCO with c7 preset

Minggu-minggu ini sudah kembali ke cuaca yang lebih adem, sering berawan dan berangin, oh well musim gugur telah tiba, siap-siap lagi dengan boots hujan dan kamera buat foto-fotoin alam yang berubah penampilan 🙂

 

A Movie That Make You Sad

La Vita è Bella (Life is Beautiful) !

Saking sedihnya gw sampe ga berani lihat filmnya lagi, not even the trailer, pokoknya no! Pada dasarnya semua film yg tema nya perang pastinya bikin sedih. Uniknya film Life is Beautiful ini sbenernya tema nya menyedihkan tapi justru dibikin komedi, jenius lah pokoknya.


Selain film2 perang, yg bikin sedih jg film mengenai binatang, misalnya Hachiko, sukses mewek dan kepikiran berhari2.

Day 7 : A Movie That Make You Happy

Film-film ala roman picisan biasanya bikin gw happy, cetek banget tapi bener deh film yang bikin kita ga perlu mikir-mikir amat pastinya bikin otak gak mesti kerja keras. Film kek gini enak buat ditonton sendiri atau sebelum tidur sambil chilling di sofa.

Bridget Jones, semua sequel nya sukak semua pokoknya !

1
School of Rocks, bikin ngakak abis!

4
50 First Dates, bahagia karena liat lokasi Hawaii nya sih kalau ini plus lagu2nya duh suka banget 🙂

5
Eat Pray and Love, walaupun akhirnya lgs pengen pack & go to Ubud saat itu juga:))

3
Sex & The City, yang bikin kangen temen2 cewek!

2

Judul-judul film dengan tema udah ketebak kan ya, yup secemen itu tapi bisa bikin mood jadi bagus banget 🙂

Kalau film retro nya kayak film Some Like It Hot nya Marilyn Monroe, Breakfast at Tiffany’s dan Roman Holiday nya Audrey Hepburn yang berkali-kali gw tonton, sampe udah hapal alur nya juga dan tetep bakalan seneng 🙂
Oh ya gw sempet mampir juga di tempat shooting nya Some Like It Hot ini pas lagi di San Diego, nama hotelnya Hotel Del Coronado dan nih hotel ngetop banget jauh sebelum film ini tayang di tahun 1950-an, sampe ada seperti museum kecil di area lobi nya. Hotel ini termasuk dalam daftar National Historic Landmark nya Amrik pun.

Hotel Del Coronado