Category Archives: Travel

Ini Dia 5 Tempat Wisata Bersejarah di Jogja yang Wajib Dikunjungi!

Tiap hari ini aja ada deh foto-foto yang ditagged sama keluarga gw di sosmed, secara ya lagi musim liburan kan ya, ponakkan gw yang di Ameriki lagi mudik ke Indonesia dan yang di Indonesia lagi pada holy trip, rasanya jadi ikutan liburan juga.

Di antara foto-foto liburan itu yang bikin gw excited adalah perjalanan ponakkan gw ini yang setelah ampir satu dekade akhirnya pulang juga ke Indonesia, kali ini dia udah jadi orang kantoran, mature, gaul dan yang bikin seru adalah karena destinasi yang dia tuju di Indonesia tuh bikin gw nostalgia, selain ke Jakarta dia juga jalan-jalan ke Kepulauan Kei, Maluku yang adalah salah satu destinasi honeymoon gw dulu kala dan dia juga ke Jogjakarta karena Jogja ya keknya selalu ngangenin kan ya!

Jadilah sebelum keberangkatannya ke Indonesia itu, gw ikutan semangat ngaturin itinerary dia selama di Indonesia, maklum lah liburan cuman 2 minggu keknya wajib banget diatur sebaik mungkin supaya maksimal.

( Trus scroll ke bawah deh karena gw punya kode diskon pemesanan penginapan selama di Jogja )

Untuk itinerary di Yogyakarta gw mau share disini juga nih, siapa tahu ada yang mau ke Yogyakarta juga dan nyari tempat wisata di Jogja, kali ini tempat wisatanya yang ada hubungannya sama sejarah bangsa kita ya, karena kan Yogyakarta pernah menjadi ibukota Republik Indonesia dari tahun 1946 – 1949, otomatis lah ya nilai sejarah di kota ini sangat penting, dan untuk yang bawa anak bakalan jadi trip yang penuh edukasi!

1. Museum Batik dan Sulaman Yogyakarta
Berwisata ke museum? Siapa takut! Di Jogja ada salah satu museum yang wajib dikunjungi, yakni Museum Batik dan Sulaman Yogyakarta. Berlokasi di Jalan Dr. Sutomo Yogyakarta, Museum ini merupakan merupakan museum batik pertama di Kota Bakpia dan menyimpan sekitar 1.259 koleksi yang terdiri dari kain batik, peralatan membatik seperti canting cat, canting tulis, bahan warna tradisional, parafin, dan malam batik.

Hotel Yogyakarta Airyrooms

2. Benteng Vredeburg
Benteng Vredeburg adalah salah satu wisata sejarah yang sudah dikenal luas oleh masyarakat. Benteng ini adalah museum perjuangan nasional Indonesia dan menjadi salah satu destinasi wisata edukasi, baik mengenai kebudayaan, seni, hingga ilmu pengetahuan sejarah. Bagi yang tertarik untuk mengunjungi benteng ini, lokasinya tidak jauh dari Keraton Kesultanan Yogyakarta yaitu di Jalan Ahmad Yani.

3. Museum Perjuangan Yogyakarta
Museum Perjuangan Yogyakarta dibangun untuk mengenang sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Museum yang bisa bertempat di Jalan Kolonel Sugiyono No. 24 ini, resmi didirikan pada tanggal 17 Agustus 1959.
Bangunan museum ini terbilang artistik. Bagian atasnya mengaplikasikan gaya arsitektur kekaisaran Romawi Kuno, sementara bagian bawahnya mengadaptasi gaya Candi Mataram Hindu.

4. Monumen Serangan Umum 1 Maret
Berada tidak jauh dari Benteng Vredeburg, Anda akan menemukan sebuah monumen yang dikenal dengan nama Monumen Serangan Umum 1 Maret. Lokasinya berada tepat di seberang Kantor Pos Besar Yogyakarta.
Tujuan dibangunnya monumen ini adalah untuk memperingati serangan umum 1 Maret 1949 yang dikepalai oleh Letnan Kolonel Soeharto. Pada saat itu Indonesia dianggap kalah sehingga berusaha untuk melakukan perlawanan dengan melakukan serangan.

5. Monumen Jogja Kembali
Monumen Jogja Kembali atau biasa disebut Monjali adalah salah satu bangunan bersejarah yang ada di kota Yogyakarta. Monumen ini dibangun sebagai bukti bahwa TNI berhasil merebut kembali kota Jogja atas penjajahan yang dilakukan oleh Koloni Belanda. Monumen ini dibangun pada 29 Juni 1989 dan peletakan batu pertama dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII.

Itulah lima tempat wisata bersejarah yang harus didatangi saat berkunjung ke kota Jogja.

Pemesanan hotel Yogyakarta Airyrooms

Tidak perlu khawatir perihal akomodasi, sebab kalian bisa melakukan pemesanan hotel di Jogja dari Airy Rooms dengan mudah—baik melalui website, Android Apps atau Ios Apps.

Seluruh hotel Airy Rooms memberikan jaminan fasilitas terbaik kepada para pengunjungnya, mulai dari kamar tidur yang bersih, AC, perlengkapan mandi yang lengkap, TV layar datar, air minum gratis, shower air hangat, serta WiFi Gratis.

Tidak perlu khawatir, hotel Airy Rooms menawarkan harga yang terjangkau dengan proses pembayaran yang fleksibel, melalui bank transfer, kartu kredit, bahkan di gerai Indomaret. Sebagai jaringan hotel dan guest house terbesar di Indonesia, hotel Airy Rooms sangat mudah untuk ditemukan.

Jika ingin mendapatkan harga hotel Airy yang lebih murah lagi, nih bisa pakai kupon untuk dapat diskon 30%, gunakan kode kupon di bawah ini saat transaksi :

Kode kupon : AHM30

Periode bookingnya sampai 30 September 2017, dan periode menginapnya kapan saja. Jangan sampai kehabisan ya!

Pesan Hotel Yogyakarta di Airyrooms

Jadi, sudah siap mengenang berbagai sejarah di Kota Yogyakarta? Yuk meluncur.

Advertisements

Recap Spring & Summer 2017

Sudah terlalu lama keknya gw jarang banget nulis di blog ini, musim semi dan panas emang paling asik buat senang-senang beraktifitas kan ya, explore many new things yang belum pernah gw kerjain ataupun gw lihat.
Ngapain aja kita selama musim semi dan panas tahun ini :

[ Traveling to Maroko ]
Awal musim semi kita balik lagi ke Maroko, setelah pada beberapa tahun sebelumnya kita mengunjungi Marrakesh dan Essaouira, kali ini kota Fes, Meknes dan Chefchaouen yang kita incar. Fix deh kalau kita suka banget sama Maroko, dan masih harus balik lagi karena masih ada wilayah lainnya yang diincer.

Blue city morocco

[ Paris, finally with Mr Husband ]
Keknya gw udah ke Paris beberapa kali dan ternyata belum pernah sama suami lho bo kesananya, padahal kan konon the city of love ya :)) Kalau ga sama temen-temen cewek dan beberapa kali  sama keluarga, begitupun sama dia. Jadi kali ini pertama kali kita ke Paris barengan deh.

Karena bukan kunjungan perdana ke Paris gw jd sengaja banget browsing spot2 seru di Paris yang gw blm pernah datengin dan resto/cafe yang emang gw targetin pengen ada disana, sama sekali kita gak datengin Eiffel lho dan lebih milih area lain yang gak kalah seru seperti ke Masjid Raya Paris.

Grand Mosque Paris

spring time in Paris

[ Budapest ]
Musim panas kita habiskan traveling di Ukraina dan mampir di Budapest, ini karena pesawatnya transit di Budapest dan gw pikir kenapa gak tinggal beberapa hari aja ya, kunjungan ke Budapest sebelumnya di beberapa tahun yang lalu pas banget lagi musim dingin, jadinya keknya belum puas dan gak maksimal untuk explore semuanya. Tapi ternyata cuaca di Budapest itu sangat ekstrem ya, kalau dingin bisa parah banget dinginnya dan kalau panas begitu juga, parah panasnya. Omg sampai ngos2an kalau harus jalan pas siang-siang gitu, yang ada malah tiap lihat pop up bar jadi mampir mulu deh 🙂

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

[ Ukraina ]
Sampai sejauh ini di tahun ini, Ukraina menjadi negara baru yang baru pernah kita datangi pertama kali. Awalnya rencana trip ke Ukraina ini pengen gw jadiin satu sama kunjungan ke negara tetangganya juga yaitu Moldova dan Belarus, sekali dayung 3 negara lah gw pikir, apalagi dengan waktu beberapa minggu yang kita punya sih mestinya bisa ya diusahakan ke 3 negara ini, apalagi kalau niatnya cuman dari ibukota ke ibukota, pastinya easy peasy lah, tapi setelah kita baca lagi buku travel ke Ukraina dan semakin banyak yang pengen dilihat dan rasanya sayang kalau traveling ke sana seperti numpang pipis terburu-buru. So ya, untuk sementara Moldova dan Belarus dipinggirin dulu sampai ada waktu lain di kemudian.

Trip ke Ukraina benar-benar menyenangkan, tiap kotanya menampilkan banyak sisi wajah yang bikin surprise, surprise yang bikin happy tentunya.

Ukraine

[ Dunkirk ]
Hanya weekend getaway aja but we managed to visit Dunkirk demi napak tilas film Dunkirk yang kita tonton beberapa hari sebelumnya, kebetulan waktu itu long weekend dan keknya pengen getaway ke kota yang kita belum pernah tapi deket-deket aja, so ke Dunkirk deh kita.

[ Paris & Family Reunion ]
The perks of having Paris in our backyard menyampaikan kita berdua kembali ke Paris, kali ini judulnya playing tourist beneran karena emang bareng turis, kebetulan keponakkan gw dateng dari Los Angeles sama pacarnya dan trip mereka ke Eropa sebenernya sih kebanyakkan lama di Italia dan dari Italia trip mereka masih harus ke Paris dan Belanda juga, jadilah kita sempetin untuk menyisakan waktu berlibur bareng sama-sama di Paris sekalian quality times.

Paris

[ Summer Festivals ]
Tiada kesan musim panas tanpa festival dong ya, tahun ini kita beruntung bisa beli tiket Tomorrowland yang najis susah buat didapetin, rebutannya ceunah. Dari yang gw pengennya nonton sehari aja, malah berakhir dengan 3 hari berturut-turut, puas deh ya naik hajinya 🙂

Tomorrowland

Cant complain dengan musim semi dan panas tahun ini, beberapa kali sempat ngerasain heatwave dan sampai sempat ada peringatan juga untuk gak pakai air semena-mena, yang ketauan cuci mobil dan siram tanaman siang-siang bolong bisa kena denda, iya sampai segitunya saking panasnya.

Processed with VSCO with c7 preset

Minggu-minggu ini sudah kembali ke cuaca yang lebih adem, sering berawan dan berangin, oh well musim gugur telah tiba, siap-siap lagi dengan boots hujan dan kamera buat foto-fotoin alam yang berubah penampilan 🙂

 

Di Singapura, Kamu Bisa Menikmati 7 Tempat Wisata Ini Secara Gratis Lho!

singapore in the night

Yaaaay liburan sudah di depan mata nih, bakal rencana kemana liburan nanti? Yang belum punya rencana kemana-mana padahal punya hari libur, kenapa juga gak weeekend hideaway gitu ke negara tetangga, kalau boleh milih sih saya lebih prefer ke Singapura dari dulu kalau pas ada liburan gitu, langsung berasa soalnya aura liburan dari Jakarta yang padet menuju ke negara yang bersih, rapi, teratur dan disiplin. Tapi ya gitu deh semakin lama Singapura itu lumayan mahal ya biaya hidupnya, ya maklum aja Singapura ada di daftar salah satu negara termahal di dunia sih.

Yang masih maju mundur pengen liburan tapi masih bingung ingin kemana, why dont you check the flight ticket direct to Singapore then, atau kalau udah dapat tiket pesawat yang mahal-mahal, bisa juga lho dari Batam, transit bentaran lalu lanjutin perjalanan ke Singapura dengan feri, pastinya pengalaman yang menarik banget untuk anak-anak yang ingin tahu seperti apa perbatasan dua negara yang dilalui dengan perairan.

Meski merupakan negara mahal, traveling ke Singapore masih bisa ramah kantong kok, di Singapura banyak jenis foodcourt yang menawarkan macam-macam jenis makanan dan sesuai harga yang kamu mau, terus selain itu di Singapura juga banyak tempat wisata yang gratis. Nih saya rangkum di bawah ini tempat wisata di Singapura yang gratis ya :

Marina Barrage

Kalau kamu menginap di hotel di Singapore yang dekat dengan Marina Bay Sands dan Gardens by the Bay, sempatkan untuk mampir di Marina Barrage. Lokasinya tidak jauh kok dari kedua tempat tersebut. Marina Barrage merupakan sebuah pusat sistem pengairan di Singapura. Di dalamnya terdapat Sustainable Singapore Gallery, tempat pameran di mana kamu bisa melihat bagaimana Singapura menjaga keseimbangan dengan alam. Tidak hanya itu, Marina Barrage ini juga begitu unik karena memiliki Green Roof yang bisa kamu gunakan sebagai tempat untuk memandangi panorama Singapore Flyer dan Gardens by the Bay.

Henderson Waves

Tempat wisata satu ini merupakan sebuah jembatan. Tapi, berbeda dari jembatan kebanyakan, Henderson Waves memiliki bentuk yang cukup unik karena menyerupai gelombang. Panjangnya mencapai 274 meter dengan ketinggian 36 meter. Di sini, kamu bisa duduk-duduk sambil menikmati pemandangan sekitar dan mengambil foto tanpa takut tertabrak. Henderson Waves merupakan sebuah jembatan penyeberangan pedestrian yang menghubungkan Mount Faber Park dan Telok Blangah Hill Park. Untuk mencapai tempat ini, kamu bisa naik MRT Harbour Front dan dilanjutkan dengan bus nomor 131 dari bus stop di depan Vivo City.

East Coast Park

Siapa bilang Singapore tidak punya pantai? Kalau mulai merasa bosan dengan hiruk pikuk kota Singapore, kamu bisa langsung berangkat ke East Coast Park, pantai yang juga menjadi satu dengan taman kota. Garis pantainya mencapai 15 km, jadi cukup luas bagi kamu yang ingin beraktivitas. Kamu bisa jogging, bersepeda, memancing, piknik, atau sekadar duduk-duduk menikmati hembusan angin segar. Kalau mau puas menikmati pemandangan di East Coast Park, kamu bisa kok menginap selama semalam di salah satu hotel murah di Singapore yang berada di kawasan ini. Di sini juga sudah ada cukup banyak kafe dan restoran kekinian yang pasti cocok buat di posting di Instagram mu 🙂

ION Sky

Salah satu daya tarik Singapore terletak pada city view-nya yang menakjubkan, terutama pada malam hari ketika lampu-lampu dinyalakan dan menimbulkan kesan gemerlap. Nah, untuk menyaksikan hal tersebut, kamu bisa melakukannya secara gratis dengan mendatangi ION Sky yang terletak di lantai 56 ION Orchard. Setiap harinya, ION Sky buka sejak pukul 10.00 hingga 20.00. Untuk bisa menuju ION Sky kamu harus terlebih dulu naik ke galeri seni yang ada di lantai empat ION Orchard. Di situ ada sebuah lift khusus yang akan membawa kamu ke ION Sky. Siapkan kamera terbaikmu untuk mengabadikan salah satu pemandangan terbaik di Singapore ini.

Raffles’ Landing Site

Dibandingkan tempat wisata gratis lainnya, Raffles’ Landing Site mungkin tidak begitu populer. Padahal, tidak hanya menarik, tempat wisata ini juga memiliki nilai historis tersendiri. Raffles’ Landing Site merupakan titik di mana Sir Stamford Raffles pertama kalinya mendarat di Singapore. Lokasinya tidak susah ditemukan, yakni di dekat Singapore River yang ada di kawasan Boat Quay. Selain patung dari Sir Stamford Raffles, ada pula banyak patung tembaga lain di area tepi sungai yang menceritakan perjalanan sejarah Singapore. Jadi, kalau kamu menginap di hotel murah di Singapore yang dekat dengan kawasan Boat Quay, jangan lupa mampir ke Raffles’ Landing Site.

MovieMob

Oke, tempat wisata satu ini bisa dikatakan sebagai layar tancap, tapi dengan versi yang lebih fancy. Layar proyektornya jauh lebih besar dari layar tancap biasa, tentunya dilengkapi dengan perlengkapan sound system yang memadai. Biasanya, orang-orang memilih untuk menonton dari dalam mobil mereka. Uniknya, lokasi nonton gratis bersama MovieMob ini selalu berpindah-pindah tempat di penjuru Singapore. Jadi, kalau memang ingin merasakan pengalaman menonton film ramai-ramai di area outdoor bersama MovieMob, kamu bisa mengikuti akun Facebook mereka karena MovieMob selalu menginfokannya di sana.

Clarke Quay

Nah, kalau kamu mengunjungi Raffles’ Landing Site, yang terletak di kawasan Boat Quay, jangan lupa untuk mampir ke Clarke Quay. Jaraknya hanya sekitar 1 km, kok. Di sinilah para warga lokal dan wisatawan suka nongkrong. Di Clarke Quay, kamu akan menemukan banyak bangunan unik bernuansa Tiongkok dengan cahaya warna-warni. Tak ketinggalan kafe, restoran, dan bar yang turut memeriahkan suasana sekitar. Kalau memang mau hemat budget atau tak berniat beli makanan dari kafe atau restoran, bawa saja bekal sendiri dan duduk di salah satu bangku yang disediakan di Clarke Quay. Kamu bisa sekaligus menikmati pemandangan Singapore River yang selalu terlihat gemerlap saat malam hari.

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menikmati keindahan Singapore. Tapi kalau mau liburan ala backpacker dan menginap di hotel murah di Singapore, kamu bisa menekan budget dengan mendatangi tempat-tempat wisata gratis di atas. Meski gratis, tempat-tempat tersebut juga tak kalah keren kok. Dengan begitu, kamu bisa menggunakan budget kamu untuk hal lain yang menurutmu lebih penting. Beli oleh-oleh untuk orang rumah, misalnya.

Gimana nih, ada yang mau nambahin lokasi di Singapura lainnya yang seru buat didatengin tapi gratis gak? Tulis di kolom komen ya 🙂

{ Oh February }

Heiyaa, how s ur February so far? Bulan yang saya suka karena ulang tahun ha ha cheesy banget ya, tapi ya ndak salahnya lah ya suka sama ulang tahun sendiri plus valentine dong, ehem! Iya anaknya disini suka Valentine masa, with or without partner selalu suka, biar kata ya cinta kan mesti dirayakan setiap saat, oh itu sudah pasti. Dulu waktu jaman gak punya pacar, selalu biasanya ngajak ponakkan2 untuk nonton atau kemana gitu, atau gak jalan sama teman perempuan, pokoknya it should be fun!

The good thing of Valentine adalah hanya selang 2 hari dari ulang tahun juga, artinya adalah perayaannya double, begitupun juga kado nya ha ha ha. Ah tapi suami saya bukan yang suka ngasih kado juga sih orangnya, palingan ‘let s go somewhere yuk’ atau “lagi mau apa?” , mungkin pikiran cowok tuh suka yang mau praktis dan yakin kalau barang yang dibeli benar-benar diperlukan. Berusaha positif 🙂
Di balik jarang ngasih hadiah, ada usaha dia untuk menghabiskan waktu di hari-hari special itu, cuti di hari ulang tahun saya, kerja setengah hari saat Valentine, dimana tentunya saya sangat menghargai hal itu, karena tentunya kebersamaan adalah yang paling berharga. Dan yang paling penting above all is that he always treats me like a lady, I think it s kinda the same like the best present I could ever have.

Processed with VSCO with c8 preset

Valentine lunch in here, previously bangunan ini istana tempat tinggalnya Napoleon Bonaparte

Enough with the sentimental part! :)) After Valentine, we drove to Trier, the oldest city in Germany, somewhere I really looking forward to visit karena disana ada Roman Amphitheater dan situs-situs peninggalan Roman lainnya. Duh, saya paling gak tahan sama peninggalan Romawi ini, dimanapun di dunia ini, there is something between me with it, mungkin terlalu mendalam nonton film Gladiator nya kali ya 🙂
Menurut saya berada di situs seperti ini adalah spot yang tepat kalau mau time travel kembali ke masa lalu dalam sekejab. Pengaruh suara akustis Amphitheater yang menggema walaupun kita ngobrol berdua, sambil membayangkan puluhan ribu penonton yang sedang teriak-teriak memanggil gladiator andalan mereka. Sementara itu gladiator yang sedang menunggu waktu bertanding seperti hal nya menunggu waktu kematian.
Amphitheater di Trier bisa dibilang tidak terlalu besar, dapat diisi sekitar 20.000 orang, coba bandingkan dengan Colosseum yang bisa menampung 87.000 orang.

1

The oldest city in Germany ⎟ Birthday 2017

Untuk ukuran kota yang gak besar-besar amat, kota Trier punya 9 World Heritage Sites dari UNESCO lho, keren kan ya. Harusnya dua autumn yang lalu kita ngelewatin kota ini saat menuju Frankfurt, sayangnya waktu terbatas dan hanya bisa mengunjungi kota lainnya di regio yang sama, but hey this is the oldest city in Germany, I really have to make it, so ya akhirnya di hari ulang tahun saya tahun ini mission accomplished 🙂

xoxo

Australia – Kopdar – Coldplay – Wedding Anniversary

Ah ga afdol nih ga cerita liburan akhir tahun kemarin. Jadi ceritanya akhir tahun kemarin kita kebagian menikmati Summer 2.0 alias liburan musim panas kedua di tahun ini di Australia, tepatnya 2 kota besar yang malah belum pernah kita datangin disana, Sydney dan Melbourne. Ngapain ke Aussie? Karena mau nonton Coldplay, kakak!! 🙂 Ishh kekinian banget ya, bukan gitu sih, jadi pas si Coldplay main di Eropa eh kita nya pas lagi trip ke iran juga, dan karena biasanya akhir tahun kita ke Indonesia so ya kita sepakat untuk nonton konsernya di Melbourne aja, toh gampang rute nya dari Denpasar.
Setelah dipikir-pikir ih ngapain amat ya ke Aussie cuman sebentaran, ke Bali kan bisa di lain waktu aja, jadilah rute liburan akhir tahun malah berubah dengan tujuan Sydney dan Melbourne, plus Beijing & Guangzhou karena transit yang sengaja gw pilih sangat lama di 2 kota ini, jadinya bisa sekalian explore the cities, anggap aja trip gratisan karena ga perlu beli tiket tambahan kan dan sama airline nya malah dikasih kamar hotel gratis karena begitu ketentuannya kalau transit lama.

Kenapa Coldplay?
Coldplay kebetulan band kesukaan kita berdua dari jaman sebelum nikah, biasanya kalau nonton konser tuh karena salah satu dari kita ngefans banget dan yang satunya biasa aja, misalnya konser Guns N Roses, nah gw suka banget karena nostalgia jaman SMA kan, nah suami gw biasa aja tp dia tetep mau nonton. Dan untuk Coldplay rasanya beda karena kita berdua suka pake banget karena lagu2nya dari jaman album perdana Parachutes selalu mengisi hari-hari kita berdua 🙂

15326456_1360310237314587_7211194523730335034_n

Melbourne, December 10th 2016

Ga mudik ke Indonesia pas akhir tahun kemarin ternyata membuat gw biasa aja, gak homesick yang kek begimana karena you know what ampir seluruh kota Melbourne yang gw liat turis Indonesia, asli deh bejibun banget, dari yg gw tau muka karena ternyata seleb sampai yang dari tampilannya gw udah tahu nih pasti grup orang Indonesia.
Rata-rata anak muda Indonesia yang perginya bergrup gitu, dengan tampilan yang template banget deh, untuk cewek2nya : sepatu canvas espadrilles Chanel, sunglasses Dior yang So Real, dan tas selempang Phillip Lim atau Balenciaga. Terus cowoknya pakai bomber jacket, Adidas Yeezy dan nenteng2 Go Pro. Hahahah meratiin aja gw, tp sungguh ini yg gw sering liat di sepanjang jalan kenangan Melbourne. Sampai tahu ga sih di Brighton Beach yang aslinya dingin itu, isinya orang Indonesia semua lagi ribet selfie atau foto ala Anastasia Siantar..upsss tapi ini sih gw juga deng 😉

Di Sydney nya sendiri gw malah ga meratiin orang Indonesia, mungkin karena gw pilih gak nginep di area centrum melainkan di Coogee Beach yang agak sepian dikit dibanding centrum atau Bondi.

Gimana Melbie & Sydney? Ugh suka banget lah, terutama Melbie sih ya, keknya nih kota mewakilkan personality gw banget, ah sedap :)) eh tapi bener deh, keknya gw bisa lah tinggal di kota ini, no wonder ya udah  6 tahun ini Melbourne menyandang the world’s most liveable city, keknya hidup so santai gitu lho disini…oh well ini sih cara pandang turis yang cuman beberapa hari doang juga kali ya, mungkin kenyataan nya gak gitu juga mengingat gw liat kasus homeless di Melbourne keknya cukup parah, kalau kata host AirBnB gw jumlah homeless di Melbourne adalah yang terbanyak di Australia. So, the world’s most liveable city ?!

Catch Up & Kopdar
Selama di Aussie jadi banyak ketemuan banyak orang seperti hal nya lagi di Indonesia aja, mulai dari temen SD, temen hura-hura, temen ‘kopdar’ blogger, dan juga pas sahabat2 gw datang dari Jakarta, dan masih ada beberapa orang yang terpaksa gw cancel acara ketemuannya karena terbatasnya waktu.
Mengenai kopdar, gw ketemu Dita yang mendadak Melbourne karena liburan kesana demi Coldplay only 🙂 dan ketemu Dila yang lagi tinggal di Melbourne. Senang lah ya pastinya dari online ke offline. Thank you so much ya girls for your precious times *smooches*

Masing-masing mereka udah cerita mengenai cerita seseruan di Melbourne di blog nya masing2 yang gw hyperlink di atas, go check it out ! 🙂

15400941_1363826340296310_5156002906366633733_n

Blogger Kopdar dan Catch Up with friends

15380634_1357396744272603_5407880923421166290_n

reunion with my Jakarta’s best friend

img_2384

Good old friend, living in Melbourne, that I love so dearly

Selain ketemu temen di Aussie, gw bilang ga jadi homesick saat di Aussie adalah karena banyaknya restoran Indonesia disana, untungnya Aussie bukan negara kuliner yang kek gimana gitulah ya jadi gw ga merasa bersalah makan rendang di Sydney dan makan iga bakar di Melbourne.
Serius deh keknya sejauh ini, restoran Indonesia di luar Indonesia yang terenak itu ada di Australia! Asli asli asli !! 😉

15578382_1369155203096757_4465395128220842257_n

img_24571

Entah warung Indonesia yang udah keberapa ya Dit dalam sehari ? :d Yang ini berasa di Melawai, sesuai namanya Blok M Restaurant :))

Another December 8th – Another Anniversary to Celebrate
Jalan-jalan ke Aussie ini karena sekalian juga merayakan wedding anniversary kita, pas tanggal 8 Desember pas kita di Sydney, emang gitu sih niatnya, kalau bisa di kota yang belum pernah kita datengin pas anniversary.
Well nothing fancy on that day, berada di Sydney aja udah beyond grateful sih buat kita berdua, secara ya bo 16.000 kilometer-an dong jauhnya dari rumah, terbangnya udah setengah dunia sendiri. Mau pake hestek #SetengahDuniaTrip bah halu banget deh ya :))

img_1911
We had our anniversary brunch di Coogee Beach, emang sengaja milih AirBnB yang cuman sejengkal dari pantai demi vitamin sea, maklum ya udah pucat banget nih kulit 🙂 Selesai brunch, kita melakukan coastal walk dari Coogee ke Bondi dan ngelewatin banyak pantai seru, udaranya saat itu sangat bersahabat untuk ukuran awal-awal musim panas, lalu dari Bondi karena saran Mbak Ria dan Dila katanya ada restoran Indonesia di Sydney yang enak banget, asli lho kita datangin dan emang ajib lah enaknya tiada tara, happy belly banget dan jadilah itu anniversary dinner kita di Sydney ha ha ha
Rencana candle light dinner di O Bar, bubar! karena pasti mereka ga punya rendang super enak ha ha ha gak deng, karena pas juga fully booked disitu maksudnya:-)

About Transit…

Hari Minggu ini jika Tuhan mengijinkan kita mulai traveling lagi dan keknya baru kali ini kita punya tiket dengan total durasi penerbangan ( dan transit ) sekitar 40 jam, tapi semoga bakal seru-seru aja karena emang sebenernya gw milih transit 20 jam lebih itu secara sadar dan sengaja kok, karena sebenarnya banyak juga penawaran penerbangan dengan durasi yang lebih cepat, tapi karena transitnya di kota yang belum kita pernah, so why dont we explore the city for a bit dan kebetulan ngurus visa nya gampang aja dan suami gw ga perlu visa karena hanya untuk transit visit.

Sebelum membeli tiket biasanya kita meratiin banget jam penerbangan dan juga berapa lama mesti transit, kita sepakat gak mau luntang lantung di bandara karena transit, apalagi mesti tidur di bandara, respek untuk mereka yang sanggup melakukan itu, secara kita berdua jompo yang bawaannya cranky 🙂

Transit lama hanya bisa ditolerir jika jam transitnya bukan midnite sampai subuh dan gak nanggung total jam transitnya, kayak cuman 5 jam ya itu mah jam nanggung dan capek doang juga. Why ?
Karena dengan waktu transit yang panjang kita pernah ngerasain pertama kalinya jalan-jalan ke Istanbul secara gratisan karena ada program transit tour pas kita naik Turkish Air dari Brussels ke New Delhi, programnya generous banget juga lho termasuk makan pagi/siang, pemandu wisata, mobil van, dan semua tiket ke sightseeing utama di Istanbul gratis, not bad kan. Jadilah pas kita ke Turki lagi for the 2nd time, ya Istanbul nya bisa dilewatin aja 😉

Bukan cuman Istanbul ini, kita pernah juga memanfaatkan transit di kota Amman saat naik pesawat Jordanian Airline dari Brussels ke Bangkok waktu itu, yang asiknya kalau di Jordanian Airline ini karena mereka bekerjasama dengan tourism board setempat, penumpang diperbolehkan transit bukan saja jam-jaman tapi juga sampai 3 hari, ya udah pas gw baca prosedurnya kek gitu, akhirnya gw urusin aja sampai akhirnya kita bisa tinggal di Amman selama 3 hari, yang artinya adalah kita bisa ke PETRA dong.
Gw anggap trip Amman dan Petra ini gratis lah, karena modal nya hanya untuk bayar hotel dan daily life selama disana 🙂

img_2339

One Fine Day in Amman, Jordan

Hmmm apalagi ya, kita pernah juga transit lama dan explore the city waktu penerbangan dari Denpasar ke Nadi, Fiji, nah itu pas banget transitnya di Darwin, Aussie. Ya ok lah kita belum pernah ke Darwin walaupun gak banyak yang dilihat juga, tp ya penting kan pengalamannya kan ya 🙂

Ada juga trip ke Philadelphia USA, Warsaw Polandia, Dubai UEA, semuanya kita lakukan karena transit juga lho.
Cerita jalan-jalan dengan memanfaatkan waktu transit ini, sempet gw tulis juga disini : http://www.jalan2liburan.com/2014/12/tips-cerdas-memanfaatkan-waktu-transit.html

Kamu pernah juga gak memanfaatkan waktu transit kek gini, atau biasanya ngapain sih kalau lagi transit lama gitu ?

☺☺

Weekend Scene At Xmas Market

Brussels’ Christmas Market

Tik tok tik tok…weekend is almost over, we had a relax weekend aja di rumah dan ke Christmas Market hari Jumat malam, mau nungguin yang di Antwerp tapi disini baru mulai tanggal 10 Desember nanti, bah kelamaan gw udah ga tahan pengen jajan makanan yang biasa dijual di pasar natal, jadilah kita ke Brussels aja karena Xmas Market disana buka weekend ini.
Dan kalau di Brussels tuh suka ada lighting & music show juga tiap setengah jam sekali,  lihat deh di vlog mulai detik ke 40 kalau mau lihat show nya kek gimana.

Pohon natal yang dipilih juga biasanya ok banget, tahun ini pohonnya adalah giant pine tree berusia 35 tahun yang kalau ga salah tinggi nya sampai 22 meter, hadiah dari negara Slovakia untuk Belgia, jadilah tuh pohon raksasa dikirim sejauh 1400 kilometer, straight from Slovakia.

30417087714_cc53e8f090_o

Black Friday

Disini sih kita ga ngerayain Thanksgiving emang tapi diskon nya black Friday tetap jadi trend disini, email gw penuh sama newsletter langganan dari produk2 yang emang gw suka, supaya update aja gitu kl mereka ngeluarin produk baru. Sialnya karena Black Friday semua newsletter ini ngasih diskon parah. Udah janji ga mau shopping apalagi beli lipstik, ya salam yang ada gw beli lipstik lagi ha ha ha untung murah dan free shipping dari US, mayan lah  🙂

Hope you had a relaxing weekend too!

☺☺